Tanaman Stevia, Pemanis Alami Rendah Kalori

Pertanianku — Masyarakat lebih mengenal tebu atau nira kelapa sebagai tanaman penghasil gula. Tanaman stevia masih cukup asing bagi orang Indonesia, padahal tanaman ini bisa digunakan sebagai sumber pemanis alami seperti gula dari tebu.

tanaman stevia
foto: Pixabay

Sebenarnya, ada sekitar 200 jenis tanaman stevia, tetapi hanya stevia jenis Stevia rebaudiana yang dapat diolah menjadi pemanis. Tanaman ini sudah digunakan di beberapa negara, seperti Amerika, Korea, dan Jepang. Stevia diolah menjadi pemanis alami yang aman untuk penderita diabetes dan kegemukan.

Stevia rebaudiana berasal dari Amerika Selatan dan terbilang cukup mudah dibudidayakan. Tanaman ini bisa dipanen sebanyak 6—8 kali dalam setahun saat bunga tanaman akan muncul. Proses penanganan panen serta pascapanen tanaman stevia juga terbilang cukup mudah. Petani hanya perlu memetiknya seperti memetik daun teh.

Tanaman stevia telah dibudidayakan di Indonesia, seperti di Ciwidey, Tamangmangu, Karanganyar, dan Kota Batu. Stevia bisa dibudidayakan di lahan tidur atau lahan pertanian yang sudah tidak dimanfaatkan selama dua tahun. Lahan tidur biasanya adalah lahan yang miskin unsur hara sehingga sulit digunakan untuk budidaya tanaman. Selain lahan tidur, tanaman juga dapat dibudidayakan di lahan suboptimal di ketinggian 700—1.500 m dpl.

Sayangnya, jumlah varietas stevia unggul di Indonesia masih sangat terbatas sehingga budidaya tanaman ini terbilang cukup rentan. Selain itu, masih sedikit industri yang menggunakan tanaman ini sebagai pemanis alami, padahal stevia sudah jelas memiliki keunggulan berupa rendah kalori.

Stevia masuk ke Indonesia pada 1977 karena adanya kesepakatan kerja sama antara pengusaha Jepang dan Indonesia. Saat itu, stevia digadang-gadang bisa menjadi komoditas pertanian yang besar. Namun, seiring berjalannya waktu ternyata prospek budidaya stevia di Indonesia tidak begitu cerah.

Baca Juga:  Komoditas Kapas Bronesia 1 yang Populer di Kancah Internasional

Tanaman ini pernah sempat dilupakan. Pasalnya, stevia masih cukup asing bagi masyarakat Indonesia sehingga pembudidaya stevia hanya bergantung pada pasar ekspor. Apalagi, di Indonesia masih belum ada pabrik yang mengolah stevia secara khusus.

Saat ini sudah ada produsen gula yang menggunakan stevia sebagai bahan baku. Produk gula tersebut dikenal untuk penderita diabetes dan orang-orang yang menjalani gaya hidup sehat.