Tanaman yang Mirip Daun Peterseli tapi Beracun dan Mematikan


Pertanianku — Setelah badai Emma menghantam, tumbuhan mematikan ditemukan bertebaran di dekat Pantai Cornish, Inggris. Erosi tebing di Pantai Porthkidney, membuat tanaman beracun hemlock jatuh ke pantai di bawahnya. Tanaman yang mirip daun peterseli ini memiliki akar beracun seperti lobak.

Tanaman yang mirip daun peterseli
Foto: Google Image

Tanaman beracun tersebut ditemukan oleh seorang pakar makanan bernama Joshua Quick. Ia mengatakan, dirinya baru pertama kali melihat akar hemlock terpapar suhu seperti itu.

“Meskipun terlihat indah, namun hemlock merupakan salah satu tanaman berbahaya di belahan bumi utara. Akarnya sangat beracun,” tulis Quick di Facebook-nya.

Ia pun memperingatkan, siapa saja yang memakan tanaman tersebut akan mati esok hari dan hari terakhirnya menjadi yang paling buruk. “Akar hemlock mirip lobak dan baunya pun serupa. Pastikan tidak ada orang yang memakannya. Termasuk anjing peliharaan Anda,” kata Quick.

Porsi kecil daun tersebut bisa membunuh seseorang atau anjing jika termakan, maka siapapun yang memakannya akan meninggal. Bahayanya, tanaman ini mirip dengan daun peterseli yang sering dikonsumsi.

Di antara bagian dari tanaman tersebut, akarnya-lah yang paling beracun. Satu akarnya bahkan mampu membunuh sapi besar. Tanaman ini biasanya tumbuh di sekitar air dan pinggir sungai bukan tebing, begitu kata Quick.

Hemlock water dropwort ini mengandung racun oenanthotoxin yang menyerang sistem saraf pusat. Racunnya mampu melumpuhkan tubuh dan membuatnya tidak berfungsi.

Bahkan, seorang ahli botani dan mahasiswa PhD di Kew Gardens bernama Leif Bersweden mengatakan, orang-orang yang memakan tanaman beracun itu akan mengalami kejang dan meninggal dalam waktu 24 jam.

“Akarnya memiliki lebih banyak racun, lalu batangnya, dan yang paling sedikit ada di daun. Meskipun begitu, jika menyentuh daun hemlock, lalu makan roti lapis setelahnya, kita juga bisa sakit,” ujar Leif.

Baca Juga:  Darling Pea, Narkoba Bagi Domba dan Hewan Ternak

Menurut sebuah studi yang diterbitkan pada Journal of Natural Products, racun di tanaman hemlock berperan besar pada euthanasia pada masyarakat Sardinia kuno.

loading...
loading...