Tanda-tanda Tanaman Melon Kekurangan Unsur Hara

Pertanianku — Tanaman melon yang mengalami kekurangan unsur hara akan kesulitan untuk tumbuh baik. Akibatnya, tanaman tampak layu dan tidak bisa menghasilkan buah sebagaimana mestinya. Kondisi kekurangan unsur hara biasanya akan langsung terlihat pada kondisi penampilan dan pertumbuhan tanaman melon.

tanaman melon
foto: Pixabay

Anda harus segera mengatasi permasalahan tersebut agar tidak menyebabkan produktivitas tanaman menurun. Penanganan yang diberikan harus sesuai dengan kondisi tanaman melon. Berikut ini beberapa tanda tanaman melon yang tengah mengalami kekurangan unsur hara.

Tanah kurang subur

Tanah yang kurang subur umumnya kekurangan unsur kalium, magnesium, atau boron. Tanaman melon yang ditanam di tanah yang kurang subur akan menyebabkan aroma buah kurang dan rasa buah tidak manis. Kondisi tanah yang kurang subur dapat diatasi dengan melakukan uji kandungan hara tanah dan memberi pupuk yang sesuai dengan kebutuhan.

Kekurangan kalium

Tanaman melon yang kekurangan kalium mengalami perubahan pada tepi daunnya dari warna hijau menjadi kuning muda. Semakin lama, warna kuning berubah menjadi kecokelatan dan salah satu sisinya robek, seolah-olah membentuk gerigi pada tepi daun tersebut.

Tanaman yang kekurangan kalium mempunyai daya tahan yang rendah terhadap serangan hama dan penyakit. Selain itu, rasa buah menjadi kurang manis dan biasanya tanaman tidak tahan kekeringan. Upaya yang bisa dilakukan untuk menanggulangi kekurangan kalium sebagai berikut.

  • Komposisi pemupukan unsur hara makro NPK harus tepat dan seimbang.
  • Penambahan pupuk susulan berupa KNO3 dosis 5 gram/liter.
  • Penyemprotan pupuk daun yang mengandung unsur kalium tinggi, seperti Complesal merah (K20 15%) dosis 2 gram/liter.

Kekurangan magnesium

Kekurangan magnesium umumnya terlihat pada daun tua. Di antara tulang daun, terlihat klorosis, warna daun menguning, dan terdapat bercak-bercak merah kecokelatan. Sementara itu, tulang daun tetap berwarna hijau. Upaya penanggulangan kekurangan magnesium dilakukan dengan cara berikut.

  • Pengapuran dengan dolomit (CaCO3MgCO3) dosis 1,5—2 ton/hektare.
  • Penyemprotan pupuk daun yang mengandung unsur magnesium, seperti Multimicro (Mg 3,4%) dosis 2 ml/liter atau Complesal merah (MgO 1,4%) dosis 2 gram/liter.
Baca Juga:  Pestisida Nabati untuk Menumpas Hama Cabai

Kekurangan boron

Tanaman yang kekurangan boron akan tumbuh kerdil dengan ruas-ruas yang pendek. Batang tanaman kaku dan terdapat beberapa luka/retakan yang mengeluarkan lendir cokelat kekuningan. Batang ini mudah sekali patah. Jika gejala berlanjut hingga tanaman dewasa, tanaman sulit menghasilkan buah. Apabila buah terbentuk pun, bentuknya abnormal. Upaya penanggulangan kekurangan boron pada tanaman melon sebagai berikut.

  • Pemupukan unsur mikro yang mengandung unsur boron, seperti Borate atau Fertibor dosis 2 gram per tanaman.
  • Penyemprotan pupuk daun yang mengandung unsur mikro boron, seperti Multimicro (B 0,3%) atau CaB (B 2%) dosis 1—2 ml/l mulai umur 10 minggu dan diulang 10 hari sampai tiga kali aplikasi.