Tebu Bisa Diolah Menjadi Pengawet Makanan

0

Pertanianku – Para peneliti muda dari Universitas Brawijaya (UB) Malang, menciptakan sebuah inovasi baru pengawet makanan dengan bahan alami. Bahan tersebut mudah didapatkan, yakni ampas tebu. Hasil ciptaan tersebut diberi nama Bagasse Edible Coating ini diklaim bisa digunakan untuk mengawetkan sayuran, buah, dan daging secara alami.

Menurut Rhezaldian Eka Darmawan, salah satu pencipta Baggasse Edible Coating, ide tersebut tercetus dari proses pengiriman buah (ekspor ataupun impor) yang memakan waktu lama. Akibatnya, banyak buah yang busuk dan mengering sehingga petani lokal banyak mengalami kerugian.

Selain itu, saat ini beberapa buah impor kulitnya dilapisi oleh wax atau lilin yang bertujuan menghambat proses pembusukan. Namun, berdasarkan keterangan Rheza, zat ini berbahaya sehingga harus dicuci sebelum dimakan.

Produk ini merupakan pengembangan alternatif dari produk-produk pengawet serupa yang telah dikembangkan oleh timnya. Sebelumnya, Rheza dan kawan-kawannya telah mengembangkan pengawet buah dari susu sisa dan polisakarida. Setiap produk memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

“Pengawet ampas tebu ini sifatnya melapisi buah agar tidak terjadi oksidasi. Hasilnya, produk yang dilapisi lebih tahan lama. Selain itu, bahan ini aman karena terbuat dari bahan food grade. Jadi, langsung bisa dimakan dan tidak perlu dicuci,” jelas Rheza, seperti dikutip dari Republika beberapa waktu lalu.

Rheza mengaku, produk karyanya ini telah diujicobakan pada buah apel. Dari hasil pengujian, apel utuh dengan kulit bisa bertahan hingga 75 hari. Namun, jika dikupas, hanya bisa tahan hingga 5 hari.

loading...
loading...