Teh, Sumber Antioksidan yang Baik Bagi Tubuh

Pertanianku — Teh merupakan tanaman yang sering diolah menjadi minuman melalui proses pengolahan tertentu. Di Asia, teh menjadi bagian dari kebudayaan banyak negara yang hingga kini masih terus dilestarikan. Teh sumber antioksidan yang baik bagi tubuh. Di dalam teh terkandung polifenol, senyawa antioksidan yang berperan untuk mencegah berbagai macam penyakit.

teh sumber antioksidan
foto: Pixabay

Polifenol tersebut bekerja melalui tiga cara. Pertama, mencegah radikal bebas yang merusak DNA dan menghentikan perkembangan sel-sel liar yang bisa berkembang menjadi kanker. Kedua, bekerja untuk mengontrol pertumbuhan sel-sel yang tidak terkendali dan menghambat perkembangan kanker. Ketiga, bekerja sebagai penghancur kanker tanpa merusak sel-sel yang berada di sekitarnya.

Kandungan antioksidan teh juga bisa bekerja untuk memperlancar arteri untuk mengirim darah yang penuh gizi ke jantung dan ke seluruh tubuh. Selain itu, kandungan tersebut juga bermanfaat melindungi tubuh dari efek polusi serta meningkatkan sistem kekebalan di dalam tubuh untuk menangkal berbagai serangan infeksi.

Kandungan polifenol mampu menurunkan kadar gula di dalam darah dan membantu memperlambat proses penuaan. Antioksidan tersebut juga mencegah penumpukan oksigen aktif dan lipid peroksida di dalam tubuh.

Minum teh dapat membuat peredaran darah menjadi lebih lancar dan bersih. Teh juga bisa mengurangi kadar kolesterol di dalam darah serta menurunkan tekanan darah.

Ada berbagai jenis teh yang bisa dinikmati, seperti teh hijau dan teh hitam. Teh hijau bermanfaat membakar energi sebanyak 4 persen. Oleh karena itu, teh hijau sering disebut mampu membantu pembakaran kalori dan lemak. Namun, pembakaran tersebut akan terjadi secara optimal apabila diiringi dengan latihan fisik.

Wanita yang rajin minum teh dapat mencegah terjadinya osteoporosis (pengeroposan tulang) di masa menopause karena di dalam teh terkandung vitamin K.

Baca Juga:  Menelisik Khasiat Daun Pegagan yang Melimpah

Sementara itu, teh hitam mengandung komponen bioaktif berupa senyawa katekin yang termasuk jenis polifenol. Katekin tersebut memengaruhi warna pada ramuan teh yang dihasilkan dan berperan sebagai antioksidan yang mampu mencegah penyakit degeneratif yang terjadi lebih awal.