Teknik Budidaya Tanaman Hias Anyelir untuk Pemula


Pertanianku Tanaman hias anyelir merupakan salah satu tanaman yang sering dibudidayakan di Indonesia. Tanaman ini memang cukup terkenal di kalangan hobiis. Oleh karena itu, berbagai cara dikembangkan untuk membudidayakan anyelir.

Tanaman hias anyelir
Foto: Pixabay

Bagi penghobi tanaman, anyelir bisa memberi kesan romantis bagi pemiliknya. Anyelir sendiri memiliki arti kasih sayang sehingga sering dipakai untuk menyatakan rasa sayang yang mendalam pada seseorang.

Sebagai bunga hias, anyelir termasuk jenis tanaman yang cukup mahal. Meskipun begitu, banyak orang yang tetap memburunya, biasanya digunakan sebagai penghias meja tamu.

Dikarenakan permintaan pasar yang cukup tinggi terhadap bunga ini. Sulitnya menanam dan merawat anyelir, tidak menyurutkan minat orang untuk membudidayakannya. Secara umum, terdapat 5 hal yang perlu diketahui saat membudidayakan anyelir.

  1. Syarat tumbuh

Anyelir tumbuh pada suhu antara 15—25°C. Namun, suhu yang paling bagus atau ideal adalah 20—30°C. Oleh karena itu, tanaman ini hanya bisa tumbuh di dataran tinggi 1.200 m dpl. Jika tanaman ini ditanam di luar wilayah subtropis, tidak akan tumbuh sempurna atau bahkan mati.

  1. Memilih bibit

Bibit adalah modal awal untuk menghasilkan anyelir yang berkualitas. Ada dua cara mendapatkan bibit unggul. Pertama, mendatangi langsung petani anyelir. Kedua, membeli bibit yang sudah dikemas. Bibit yang telah kita beli dapat disemai menjadi bakal tunas pada tray atau tempat yang mudah dipindahkan.

  1. Siapkan media tanam

Menyiapkan media tanam juga hal penting dalam pembudidayaan anyelir. Komposisi tanah, pasir, dan kompos haruslah seimbang. Biasanya petani membudidayakan anyelir langsung ditanam di tanah. Caranya, melubangi tanah dengan ukuran dan jarak tertentu. Jarak antara masing-masing lubang, yakni 20 cm. Hal ini dilakukan untuk memberikan pasokan oksigen yang cukup saat tunas tumbuh. Perbandingan media tanam antara kompos, tanah, dan pasir adalah 1:1:1.

  1. Tutupi dengan tudung plastik
Baca Juga:  Tanaman Indah Kacapiring Sebagai Penyembuh Ajaib

Setelah semua tunas ditanam, tutupi media tanam hingga 2/3 lubang. Lalu, sirami air agar plastik tertutup rapat. Cara ini dilakukan untuk mencegah tanaman anyelir terserang hama dan mengalami pembusukan akar. Pada dasarnya tanaman ini tidak membutuhkan banyak air. Justru jika terlalu banyak air tanaman anyelir bisa mati.

  1. Perawatan

Setelah dua minggu dari masa penanaman, tunas sudah akan tumbuh. Dalam waktu sebulan batang dari anyelir sudah kokoh dan tumbuh beberapa helai daun. Dengan demikian, jarak antartanaman yang berukuran 20 cm akan terlihat rapat.