Teknik Kalibrasi Alat Semprot Paling Mudah

Pertanianku — Alat semprot merupakan senjata penting bagi para petani dalam kegiatan pertaniannya. Memiliki dan merawat alat semprot agar dapat berfungsi dengan baik adalah hal yang harus dilakukan oleh petani. Untuk itu, penting bagi seorang petani mengerti tentang teknik kalibrasi alat semprot yang mereka punya.

teknik kalibrasi alat semprot
Foto: Shutterstock

Kalibrasi adalah menghitung/mengukur kebutuhan air suatu alat semprot untuk luasan areal tertentu. Kalibrasi sebaiknya dilakukan pada setiap kali akan melakukan penyemprotan. Manfaat kalibrasi di antaranya menghindari pemborosan pestisida, memperkecil terjadinya keracunan pada tanaman akibat penumpukan pestisida, dan memperkecil pencemaran lingkungan.

Langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk kalibrasi alat semprot yaitu Siapkan alat semprot yang baik dengan jenis nozzle yang sesuai kebutuhan misal polijet warna biru yang memiliki lebar semprot 1,5 m. Isi tangki alat semprot dengan air bersih sebanyak 1 liter.

Pompa tangki sebanyak 10—12 kali hingga tekanan udara di dalam tangki cukup penuh. Lakukan penyemprotan pada areal yang akan disemprot dengan kecepatan dan tekanan yang sama sampai air 1 liter tersebut habis.

Lakukan penyemprotan dan hitung panjang serta luas area yang dapat disemprot. Sebagai contoh, panjang areal yang dapat disemprot dengan 1 liter adalah 13,3 m atau seluas 13,3 m × 1,5 m = 19,95 m2 dibulatkan 20 m2. Bila luas areal yang akan disemprot adalah 1 ha (10.000 m2), banyaknya air yang dibutuhkan, yakni:

Volume Air = 10.000 m2 × 1 liter air/20 m2 = 500 liter/ha

Untuk menghitung konsentrasi larutan, seperti misalnya apabila kebutuhan/dosis pestisida yang akan digunakan adalah 2 liter (2.000 ml) per hektare, pestisida yang dibutuhkan untuk 1 tangki sprayer isi 17 liter, yakni:

Volume Pestisida = (17 liter × 2.000 ml)/500 lt

= 34.000 ml/500

= 68 ml

Baca Juga:  Ekspor Komoditas Pertanian Entikong Meningkat Drastis
Loading...