Teknik Menanam Bunga Lavender di Pot


Pertanianku — Apakah Anda penyuka bunga lavender? Anda ingin menanamnya tapi tidak memiliki lahan yang cukup luas untuk itu? Solusinya, Anda bisa menanamnya di dengan menggunakan pot. Teknik menanam bunga lavender tidaklah sulit, hanya saja Anda perlu melakukannya dengan telaten.

Teknik menanam bunga lavender
Foto: Pixabay

Tentunya akan lebih menyenangkan untuk menghasilkan bunga lavender dengan usaha sendiri, yaitu dengan menanam bunga lavender secara mandiri di rumah. Berikut ini langkah-langkah yang bisa Anda lakukan untuk menanam bunga lavender di pot.

  1. Pemilihan bibit bunga lavender

Tahap pertama yang perlu Anda lakukan untuk menanam bunga lavender ialah pemilihan bibit bunga lavender. Bunga lavender memiliki jenis yang sangat beragam dan tersebar di berbagai negara. Jenis bunga lavender yang sudah ada dipastikan berjumlah 25—30 jenis. Untuk itu, Anda harus memilih jenis bunga lavender mana yang Anda inginkan.

Anda perlu mencari tahu terlebih dahulu mengenai kelemahan dan kelebihan dari jenis bibit bunga tersebut. Anda harus mengetahui jenis bunga lavender seperti apa yang cocok tumbuh di lingkungan Anda. Bibit yang Anda gunakan tidak boleh sembarangan, harus yang berkualitas.

Bagaimana cara untuk menentukan bibit tersebut berkualitas atau tidak?

Pertama, Anda harus membeli bibit tersebut di toko khusus penjual bibit. Selain itu, Anda juga perlu melakukan seleksi terhadap bibit-bibit lavender yang tersedia. Pilihlah bibit yang secara kasat mata terlihat bersih dan terbebas dari serangga-serangga parasit seperti kutu, semut, dan lain-lain.

Jangan lupa untuk memerhatikan tanggal kadaluarsa dari bibit tersebut. Perlu Anda ketahui bahwa bibit juga memiliki masa aktif yang terbatas sehingga penting untuk memastikan tanggal kadaluarsanya.

  1. Persiapan media tanam bunga lavender

Pemilihan media untuk menanam bibit bunga lavender merupakan hal yang penting dan juga sebagai penentu tumbuhnya bibit yang telah Anda tanam. Kesalahan media tanam akan menyebabkan bibit tidak berkecambah.

Baca Juga:  Jenis Aglaonema yang Punya Nilai Tinggi

Anda harus menyiapkan beberapa hal seperti pot atau polibag yang sudah dilubangi di bagian bawahnya serta styrofoam dengan ketebalan 5 cm dan diameter sesuai dengan pot atau polibag. Selain itu, Anda juga harus menyiapkan tanah gembur, pupuk kompos (bisa diganti dengan sekam padi), pasir, batu kerikil putih, dan cetok.

  1. Penyemaian bibit bunga lavender

Proses penyemaian atau penumbuhan bibit bunga menjadi kecambah merupakan tahapan terpenting. Masukkan styrofoam ke pot sebagai lapisan terbawah. Campurlah tanah, pupuk kompos atau sekam padi, dan pasir dengan perbandingan 1:1:1. Masukkan campuran ke pot atau polibag. Buatlah lubang di bagian tengahnya menggunakan cetok.

Masukkan bibit bunga lavender, cukup satu pada setiap pot. Tutup menggunakan tanah. Padatkan tanah. Siram dengan air secukupnya. Letakkan di tempat yang terkena intensitas cahaya matahari yang cukup. Pantaulah pertumbuhan kecambah pada bibit bunga lavender.

  1. Pemindahan bibit bunga lavender

Pemindahan media tanam dapat dilakukan jika bibit sudah berkecambah. Berdasarkan perhitungan hari, biasanya bibit sudah siap untuk dipindahkan ketika usia mencapai satu bulan dengan tinggi tanaman mencapai 15 cm. Buatlah jarak tanam bunga lavender sekitar 30—45 cm.

Sediakanlah area terbuka dan terkena sinar matahari secara langsung sebagai calon lahan bunga lavender. Pastikan tanah dengan sirkulasi udara tergolong baik. Siramlah bibit bunga yang tumbuh tersebut, tepat saat satu jam sebelum tanaman dipindahkan. Setelah satu jam didiamkan, robek polibag atau belah pot secara perlahan.

Pastikan media tanam masih menempel pada akar dan tanah tidak pecah. Pindahkan ke lahan permanen yang sudah Anda siapkan. Padatkan dengan tanah. Pastikan posisi tanaman berdiri tegak. Terakhir, siramlah dengan air secukupnya.