Teknik Merawat Telur Lele yang Benar

Pertanianku — Pemijahan yang terjadi secara alami ataupun semi-alami akan terjadi pada malam hari. Selanjutnya, di pagi hari sekitar pukul 05:00—06:00 kakaban yang merupakan tempat menempelnya telur perlu dipindahkan ke wadah penetasan. Pemindahan kakaban bisa dilakukan minimal 1—2 jam setelah induk memijah. Pemindahan dilakukan untuk mencegah induk memakan telur lele yang baru saja dikeluarkan.

telur lele
foto: Pertanianku

Induk yang baru saja memijah biasanya akan merasa lapar sehingga induk bisa memakan apa saja yang berada di dekatnya. Oleh karena itu, induk yang sudah selesai memijah langsung dipindahkan ke kolam pemeliharaan induk untuk menjalani pemulihan.

Telur lele yang bagus biasanya berwarna kuning bening. Jika telur berwarna putih, telur tersebut gagal dibuahi. Telur yang gagal dibuahi tidak akan mengalami perubahan warna. Setelah 12—15 hari, telur yang dibuahi akan mulai bergerak-gerak. Gerakan tersebut menjadi pertanda telur mau menetas. Setelah 24 jam, telur akan menetas.

Sementara itu, jika pemijahan dilakukan secara buatan, telur yang sudah tercampur oleh sperma langsung dipindahkan ke wadah penetasan yang sudah diberikan kakaban dan aerasi. Kolam perlu dipasangkan aerator untuk menyuplai oksigen ke dalam kolam penetasan. Telur dipelihara di dalam kolam hingga menetas secara sempurna.

Telur lele biasanya akan menetas dalam kurun waktu 24—36 jam, tapi lamanya penetasan ditentukan oleh kondisi suhu lingkungan. Suhu lingkungan yang ideal untuk kolam penetasan telur adalah 22—25°C dan diusahakan harus tetap stabil.

Hal lain yang harus diperhatikan selain suhu di dalam kolam penetasan ialah ketinggian permukaan air. Ketinggian permukaan air yang bisa digunakan sekitar 10—30 cm, bergantung pada lokasi budidaya. Budidaya yang dilakukan di lokasi dengan suhu rendah ketinggian air cukup sekitar 10—15 cm. Sementara itu, di daerah panas ketinggian permukaan air yang bagus sekitar 20—30 cm.

Baca Juga:  Menteri Trenggono Targetkan Indonesia Jadi Produsen Udang Vaname Terbesar

Setelah telur menetas, akan terlihat banyak burayak yang berenang di antara serabut ijuk yang dijadikan kakaban. Kakaban sudah bisa diangkat setelah semua telur menetas.

Larva lele yang baru menetas masih memiliki cadangan makanan berupa kantong telur yang akan diserap oleh larva sehingga larva tidak perlu diberikan pakan. Pakan baru diberikan setelah larva berumur 4—5 hari atau setelah larva sudah bisa berenang dan berubah warna menjadi hitam.

 

 

 


loading...