Teknik Mudah Pembibitan Buah Naga Agar Hasil Melimpah


Pertanianku — Buah naga adalah primadona tanaman gurun dari Meksiko yang paling mudah perawatannya. Buah naga dapat bertahan hidup di areal kering. Tanaman buah naga juga dapat tumbuh subur di pekarangan rumah ataupun pot (tabulampot). Selain mudah dalam perawatannya, pembibitan buah naga pun dianggap tidak terlalu sulit.

pembibitan buah naga
Foto: Pixabay

Buah naga memiliki masa produksi sekitar 7—10 tahun jika ditanam di pot. Sementara, jika ditanam di alam terbuka, masa produksi buah naga bisa sampai 20 tahun. Buah naga dapat tumbuh dengan subur jika ditanam di dataran rendah dengan ketinggian 20 sampai 500 m dpl.

Teknik pembibitan buah naga dapat dilakukan untuk bibit buah naga hitam, bibit buah naga merah, bibit buah naga super red, bibit buah naga kuning, dan juga bibit jenis buah naga lainnya.

Cara membuat bibit buah naga dimulai dengan menyiapkan sulur cabang yang akan dipotong untuk dijadikan bibit. Kemudian dipotong dengan menggunakan gunting. Potong bagian cabang untuk dijadikan bibit dengan ukuran yang Anda inginkan. Biasanya potongan cabang tersebut memiliki panjang 30 cm, 50 cm, 75 cm, atau 1 meter.

Untuk bibit buah naga orange, Anda hanya perlu memotong sepanjang 10—15 cm mengingat keberadaannya yang cukup langka. Tandai potongan bawah dengan potongan miring atau runcing untuk membedakan agar tidak terbalik waktu melakukan penanaman.

Langkah selanjutnya, yaitu dengan mengangin-anginkan bibit tersebut agar luka bekas potongan segera mengering. Anda juga bisa memberikan fungisida untuk mencegah jamur dengan cara dioleskan atau direndam.

Setelah luka potongan mengering, bibit buah naga dapat langsung ditanam pada media tanam seperti pot, polibag, atau petak tanam. Sebaiknya penyiraman bibit buah naga dilakukan 3 hari sekali saja. Intensitas penyiraman yang terlalu banyak atau terlalu sering dikhawatirkan akan membuat bibit menjadi busuk.

Baca Juga:  Mengenal Labu Air, Tanaman Pembuat Koteka

Jika ingin buah naga cepat berbuah, Anda bisa mempersingkat waktu atau masa berbuahnya. Anda bisa langsung menanam cabang panjang tanpa dipotong-potong dulu.

Pilihlah dari batang/cabang yang sudah tua ditandai kayu keras di tengan sulur dan sudah pernah berbuah. Untuk perawatan bibit buah naga, Anda hanya perlu memperhatikan bibit buah naga tidak kelebihan air, tidak kekurangan sinar matahari, serta jangan lupa berikan pupuk kandang dari kotoran ayam dalam tahap pembesaran bibitnya.