Teknik Pascapanen yang Tepat untuk Biji Kopi

Pertanianku — Buah yang sudah dipanen harus diberikan perlakukan pascapanen yang tepat untuk menjaga kualitas biji kopi tetap terjaga dengan baik hingga sampai ke tangan konsumen. Biji segar yang baru saja dipanen dikumpulkan dan ditimbang di tempat pengumpulan hasil (TPH). Selanjutnya, biji kopi baru diolah, baik secara kering maupun basah. Berikut ini beberapa rangkaian teknik pascapanen buah kopi yang tepat.

biji kopi
foto: pixabay

Pengolahan buah kopi

Teknik pengolahan buah kopi ada dua, yaitu kering dan basah. Perbedaan cara pengolahannya terletak pada penggunaan air untuk mengupas kulit buah kopi ataupun pencucian biji kopi. Pengolahan kering banyak dilakukan oleh petani, terutama pada saat musim sedang kering dan sulit air, serta petani yang menggunakan alat pengupas buah kopi.

Loading...

Sementara, teknik pengolahan basah dilakukan oleh perusahaan besar, baik perkebunan negara maupun swasta. Pengolahan basah umumnya menghasilkan biji kopi yang lebih berkualitas dibanding biji yang diolah secara kering.

Pengupasan kulit biji

Buah kopi yang sudah dikeringkan hasil kering atau biji kopi HS kering hasil pengolahan secara basah digiling dengan alat meisn huller untuk mendapatkan biji kopi pasar (beras). Penggilingan sebaiknya dilakukan menggunakan mesin atau ditumbuk. Pengupasan hanya bisa dilakukan pada biji kopi yang sudah cukup kering.

Sortasi biji

Biji kopi pasar yang sudah dikupas kulitnya, kemudian disortasi berdasarkan ukuran dan kelas mutunya. Biji dipisahkan menjadi tiga ukuran, yaitu besar, sedang, dan kecil. Pemisahan tersebut dilakukan dengan mesin ayak atau diayak secara manual. Untuk kopi arabika, ukurannya tidak dibedakan. Adapun kualitas biji dilihat berdasarkan kecacatan pada biji kopi.

Penyimpanan

Biji yang sudah disortasi berdasarkan ukuran dan kualitas harus disimpan sembari menunggu pemasaran dan transaksi penjualan. Kopi dapat disimpan dalam bentuk gelondong kering, kopi gabah atau kopi beras. Bentuk-bentuk kopi tersebut bisa disimpan setelah cukup kering. Kopi yang disimpan harus dikemas dalam bahan kemas dan disimpan dalam ruangan yang tidak lembap, beraerasi baik, bersih, dan bebas dari bahan yang berbau asing serta hama gudang.

Baca Juga:  Syarat-syarat Penting Agar Tanaman Buah Cepat Berbuah

Penyimpanan bisa Anda lakukan dalam bentuk curah atau karung. Saat disimpan di dalam gudang, gunakan palet agar kopi tidak langsung bersentuhan dengan lantai. Tinggi maksimal tumpukan buah koi harus kurang dari 20 karung. Selama masa penyimpanan, kopi harus terus dipantau untuk menjaga kualitas biji secara periodik.

 

 

Loading...
Loading...