Teknik Pemberian Pupuk NPK yang Benar, Lebih Baik Dikocor atau Ditabur?

Pertanianku — Ada banyak hal yang perlu Anda perhatikan ketika ingin melakukan pemupukan NPK pada tanaman, mulai dari dosis yang digunakan, waktu pemberian, hingga cara pemberian pupuk. Pemberian pupuk NPK yang benar dapat membantu kinerja pupuk semakin optimal. Itu sebabnya Anda tidak boleh menyepelekan cara pemberian pupuk NPK.

pemberian pupuk NPK
foto: Pertanianku

Pada dasarnya ada dua cara pemberian pupuk NPK yang sering dilakukan oleh petani, yaitu ditabur dan dikocor. Kedua cara tersebut memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, langsung saja simak ulasannya di bawah ini.

Ditabur

Pupuk NPK berbentuk padat dapat langsung ditabur atau dibenamkan ke dalam tanah. Cara ini sangat sederhana karena Anda tidak perlu mengubah bentuk pupuk terlebih dahulu sehingga pupuk dapat langsung digunakan.

Dikocor

Pupuk yang berbentuk padat harus dilarutkan terlebih dahulu dengan air. Faktanya, pupuk yang dilarutkan dengan air akan lebih mudah dan cepat diserap oleh akar tanaman sehingga akar tanaman dapat berkembang lebih pesat. Selain itu, pemberiannya akan berlangsung lebih merata sehingga fungsi pupuk lebih optimal.

Pemberian pupuk secara dikocor dapat dilakukan kapan saja dan tidak bergantung pada musim. Tidak seperti halnya pemberian ditabur, pemberian tersebut lebih baik dilakukan saat sedang tidak hujan.

Pengaplikasikan pupuk dengan sistem dikocor juga lebih mudah dan akan fokus ke tanaman yang akan diberikan pupuk. Pemberiannya dapat dilakukan secara merata tanpa memerlukan jumlah pupuk yang cukup besar. Sementara itu, pemberian secara ditabur sangat rentan menyebabkan pupuk menyebar kemana-mana sehingga menyebabkan pemborosan dalam penggunaan pupuk agar pemberiannya berlangsung secara merata.

Selain pemborosan, pemberian pupuk ditabur juga dapat menyebabkan kerusakan pada lingkungan karena jumlah pupuk yang digunakan relatif banyak.

Baca Juga:  Cara Merawat Tanaman Singkong agar Hasilnya Memuaskan

Karena sangat mudah diatur dan diberikan secara merata pada pemberian pupuk dikocor, semua akar tanaman dapat menerima pupuk secara merata juga sehingga akan lebih banyak pupuk yang dapat diserap tanaman. Oleh karena itu, banyak petani, terlebih petani skala besar lebih senang menggunakan cara dikocor untuk mengaplikasikan pupuk dibanding sistem tabur.