Teknik Pembesaran Ikan Kerapu


Pertanianku – Dalam pembesaran, ada beberapa hal yang harus diperhatikan mulai dari penebaran benih, pemberian pakan, pemantauan kesehatan, dan pengelolaan air.

  1. Kualitas benih

Kriteria benih ikan kerapu yang baik di antaranya memiliki tubuh yang utuhtanpa cacat. Tubuh benih lurus tidak bengkok, kulit tubuhnya mulus tanpa  luka yang menandakan adanya penyakit atau mikroba yang menempel. Bila benih tersentuh akan memberikan respon berupa gerakan yang gesit.

  1. Penebaran benih

Setelah kondisi tambak siap, penebaran benih dapat dilakukan. Biasanya benih ditebar 3—7 hari setelah pemupukan anorganik. Waktu penebaran  yang baik adalah saat suhu tidak terlalu tinggi, yaitu pada pagi hari (sebelum pukul 09.00) atau sore hari (setelah pukul 15.00). Penebaran diawali dengan aklimatisasi benih terlebih dahulu, yaitu mengadaptasikan benih dengan tambak. Pertama, masukkan kantong benih ke dalam tambak, lalu biarkan terapung di permukaan air sekitar 10—15 menit.Selanjutnya, kantong dibuka secara perlahan hingga air masuk ke dalamnya. Benih kerapu akan keluar sendiri dari plastik. Padat tebar kerapu di tambak harus diperhitungkan dengan matang. Jangan sampai penebarannya dengan kepadatan tinggi sehingga membahayakan kehidupan ikan tersebut. Padat tebar benih kerapu di tambak sebaiknya 3—4 ekor/m2.

  1. Kebutuhan pakan

Pakan merupakan faktor utama bagi ikan untuk tumbuh. Untuk kerapu yang merupakan karnivora, pakan yang kurang dapat membuatnya menjadi kanibal. Dengan demikian, pakan yang diberikan harus berkualitas dan kuantitasnya cukup. Pakan yang diberikan untuk kerapu ada dua macam, yaitu pakan segar (ikan rucah) dan pakan pelet. Frekuensi pemberian pakan sebaiknya disesuaikan dengan karakteristik kerapu. Pada waktu benih, sebaiknya  frekuensi pemberian pakannya lebih banyak daripada kerapu dewasa. Pada waktu benih, pemberian pakan dapat mencapai 4—5 kali sehari, sedangkan pada waktu dewasa cukup 2 kali sehari.

Baca Juga:  Cara Budidaya Kepiting Soka untuk Pensiunan

Porsi pemberian pakan disesuaikan dengan laju pertumbuhan kerapu. Persentase pemberian pakan dihitung dengan mengonversi bobot tubuhnya.Sewaktu benih, porsi pemberiannya lebih banyak daripada dewasa.  Cara pemberian pakan untuk kerapu cukup dengan menebarkan pakan secara merata ke seluruh perairan.

Sebagai catatan, air di tambak dapat diganti setiap hari. Dengan menebarkan pakan secara merata tentunya akan memberikan kesempatan untuk kerapu memangsanya. Selain Target panen. Bobotnya mencapai 0,5 kg/ekor itu, pemberian dengan cara tersebut dapat mengurangi tingkat kanibalisme. Pemberian pakan juga dapat dilakukan dengan jaring anco.

  1. Target produksi

Target produksi merupakan jumlah dan ukuran panen yang diinginkan. Target panen kerapu biasanya minimal berada di angka 0,5 kg/ekor. Untuk kerapu macan, waktu yang dibutuhkan untuk memperoleh bobot tersebut sekitar 8 bulan pemeliharaan, sedangkan kerapu tikus membutuhkan waktu 17 bulan sejak gelondongan.

Sumber: Buku Bisnis dan Budi Daya Kerapu

 

loading...
loading...