Teknik Sederhana Budidaya Bengkoang untuk Pemula


Pertanianku — Bengkoang memiliki berbagai macam manfaat misalnya untuk masker wajah atau digunakan sebagai salah satu bahan manisan. Anda bisa mendapat keuntungan jika melakukan budidaya bengkoang.

budidaya bengkoang
Foto: Google Image

Syarat penanaman

Bengkoang cocok ditanam di daerah dengan ketinggian hingga 1.500 mdpl dan tinggi dataran ideal adalah 200—800 mdpl dengan curah hujan kurang lebih 700—1.000 mm/tahun. Suhu ideal untuk menanam adalah 25—28°C dan pH keasaman tanah sekitar 4,5—8. Bengkoang dapat tumbuh di tanah lempung berpasir.

Benih

Pilih bibit yang berasal dari tanaman yang sehat dan biarkan hingga tanaman tersebut berbunga dan mengeluarkan polong. Hal yang harus Anda perhatikan adalah hanya tanaman tanpa bunga yang dapat menghasilkan umbi sehingga jika Anda ingin mendapatkan bibitnya, pilih tanaman terbaik dan pangkas selain tanaman yang dipilih.

Biarkan polong tumbuh hingga tua dan dapat Anda panen sebagai benih. Jika akan disimpan, jangan buka kulit dari polong. Namun, jika telanjur dibuka, kulit harus disimpan di tempat rapat dan kering sehingga benih akan bertahan selama 1 tahun.

Selain dengan menggunakan polong dari pilih langsung tanaman, Anda dapat memilih benih dari hasil panen. Pilih umbi dengan kualitas bagus yang dapat Anda seleksi dari bentuk dan ukuran. Simpan di tempat dengan kelembapan yang cukup hingga tunas pada umbi tersebut tumbuh.

Media tanam

Siapkan tanah yang telah dibajak atau dicangkul untuk menggemburkan tanah kemudian buat bedengan sehingga drainase atau pengairan berjalan baik. Bedengan dibuat dengan lebar 1 meter dan tinggi 20—25 cm, sedangkan panjang tergantung pada luas dari lahan yang Anda gunakan. Jarak antarbedengan yang satu dengan yang lain adalah sekitar 40—50 cm.

Setelah bedengan siap, campurkan atau tebarkan pupuk kandang atau pupuk kompos dengan dosis sekitar 20 ton per 1 ha, lalu aduk hingga merata. Untuk menanam benih, buat lubang tanam menggunakan tunggalan dengan kedalaman tanah 5—7 cm.

Baca Juga:  Manfaat Singkong untuk Obat Rematik dan Cacingan

Buat 2 baris lubang pada 1 bedengan dengan jarak dalam baris sekitar 25 cm dan jarak antarbaris adalah 30 cm. Tanam 1 biji benih dalam 1 tunggalan atau lubang. Siram untuk menjaga kelembapan tanah. Untuk 1 hektare, diperlukan 25—30 kg bibit. Sebelum ditanam, bibit direndam 6—12 jam dan ditiriskan, lalu dibiarkan 1 hari.

Pemeliharaan

Penyiraman merupakan salah satu pemeliharaan bengkoang. Namun, jangan dilakukan hingga setengah basah karena akan membuat tanaman menjadi layu dan mati. Bengkoang akan mulai tumbuh menjalar saat umur 2 minggu dan sebaiknya dilakukan penyiangan yang dilakukan bergantung pada kondisi lahan.

Penyulaman harus dilakukan untuk mengganti tanaman bengkoang yang tidak tumbuh dan diganti dengan menggunakan kacang tanah. Ini karena jika tidak, akan mampu mengejar tanaman bengkoang lain.

Pemupukan tambahan dengan kompos kering atau sekam ayam pada umur 3 minggu dan dalam 1 bedengan membutuhkan 20 kg atau 20 ton/hektare. Jika kurang gizi, berikan pemupukan penuh.

Pengguntingan pucuk daun dilakukan pada umur 1 bulan sehingga akan muncul banyak tunas baru. Sementara, pengguntingan ke-2 (pucuk dan bunga) pada umur 2 bulan dan hanya dilakukan ketika 80% bunga mekar agar bentuknya bulat dan membesar.