Teknik-teknik Ekstrasi Propolis

Pertanianku — Propolis yang sudah dipanen harus diekstrasi terlebih dahulu untuk mendapatkan cairan propolis yang bisa dimanfaatkan menjadi obat herbal. Teknik ekstrasi propolis yang bisa Anda pilih ada 4 macam, yaitu ekstrasi propolis alkohol, dengan pelarut glikol, dengan pelarut air, dan pelarut minyak. Setiap teknik tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan yang bisa Anda sesuaikan dengan kebutuhan. Berikut ini ulasan lebih jelas mengenai teknik ekstrasi propolis.

teknik ekstrasi propolis
foto: unsplash

Ekstrasi menggunakan alkohol

Alkohol merupakan bahan pelarut yang paling banyak digunakan karena alkohol yang digunakan dalam ekstrasi propolis bisa meningkatkan sifat antimikroba pada zat aktif yang terkandung di dalam propolis. Hasil ekstrasi yang didapatkan dari teknik ini biasanya digunakan untuk penggunaan eksternal seperti obat salep atau propolis past yang bisanya digunakan sebagai bahan baku kosmetik.

Loading...

Proses ekstrasi biasanya menyisakan bahan yang masih bisa diekstrasi kembali. Hasil propolis yang didapat bisa digunakan menjadi propolis kering.

Ekstrasi dengan pelarut glikol

Pelarut glikol yang digunakan untuk mengekstrasi propolis sebaiknya tidak lebih dari 10 persen atau 10 gram propolis : 90 gram propilen glikol. Cara ekstrasi propolis dengan pelarut glikol hampir sama seperti ekstrasi yang menggunakan alkohol. Propolis yang dihasilkan dari teknik ini biasanya digunakan untuk memproduksi kosmetik, seperti losion dan krim.

Kelemahan ekstrasi menggunakan glikol adalah pada saat menguapkan pelarutnya, suhu yang dibutuhkan cukup tinggi dan hal ini bisa menyebabkan penguapan pada komponen propolis.

Ekstrasi dengan pelarut air

Cara mengekstrasi propolis dengan pelarut air hampir sama seperti cara ekstrasi dengan pelarut sebelumnya. Zat aktif yang dihasilkan dari ekstrasi ini memang tidak sebanyak ekstrasi yang menggunakan alkohol, tetapi hasil yang didapat tetap luar biasa bagusnya.

Baca Juga:  Persiapan yang Harus Dilakukan Ketika Domba akan Kawin

Propolis yang diekstrasi dengan air akan memberikan aroma khas propolis. Hasil ekstrasi bisa digunakan sebagai obat kumur, tetes mata, atau bisa dicampur dengan madu dan diolah menjadi obat herbal.

Ekstrasi dengan pelarut minyak

Propolis sebenarnya juga bisa dilarutkan dengan minyak. Teknik ekstrasinya pun cukup sederhana. Minyak yang digunakan adalah minyak zaitun atau kelapa murni. Minyak juga bisa diganti dengan mentega.

 

 

Loading...
Loading...