Teknik Tepat Budi Daya Kayu Manis

Pertanianku – Kayu manis yang termasuk dalam rempah-rempah ini merupakan satu dari sekian banyak komoditi ekspor ke luar negeri. Kayu manis memiliki peran penting terhadap penghasil devisa negara. Pemerintah Indonesia saat ini sedang gencar mendorong para pemilik kebun kayu manis untuk meningkatkan kualitasnya.

Teknik Tepat Budi Daya Kayu Manis

Hal inilah yang membuat budi daya kayu manis semakin potensial untuk dikembangkan lebih lanjut ke depannya. Berminatkah Anda untuk ikut turut dalam bisnis budi daya kayu manis? Berikut teknik tepat budi daya kayu manis agar hasilnya optimal.


Loading...
  1. Pemilihan bibit tanaman kayu manis

Dalam budi daya kayu manis tahap pertama yang perlu di persiapkan adalah pemilihan bibit kayu manis. Pasalnya baik tidaknya kualitas kayu manis sangat dipengaruhi oleh bibitnya. Umumnya belum semua pengusaha usaha kayu manis mengetahui teknik tepat membudidayakan kayu manis secara benar dan tepat untuk mendapatkan kualitas kayu manis dengan kualitas nomor satu.

  1. Media tanam kayu manis

Kayu manis akan tumbuh baik pada tanah yang subur dan gembur dengan sistem pengairan yang baik. Seperti halnya dengan jenis tanaman pada umumnya, kayu manis juga akan tumbuh dengan subur jika ditanam di media tanah yang kaya akan bahan organik. Adapun tiga jenis tanah yang baik untuk dijadikan sebagai media penanaman tanaman kayu manis antara lain tanah organosol, tanah latosol, dan tanah andosol. Sebaiknya Anda tanam tanaman kayu manis di daerah yang beriklim lembab dengan curah hujan yang merata sepanjang tahun (jumlah curah hujan sekitar 2000—2500 mm/ tahun) dan suhu harian sebaiknya sekitar 19—23,3 derajat Celsius.

  1. Teknik pembenihan kayu manis

Kemudian untuk pembenihan, sebaiknya Anda pilih benih yang berasal dari induk tanaman kayu manis pilihan yang sehat, pertumbuhannya normal, berumur lebih dari 7 tahun, tahan penyakit, dan memiliki nilai ekonomis yang baik. Benih tanaman kayu manis yang unggul biasanya ciri-ciri warna biru kehitaman dan terlihat masak sempurna. Benih bisa diambil dari biji tanaman kayu manis yang jatuh dari pohon kayu manis. Jika Anda mengalami kesulitan mendapatkan benih tanaman kayu manis, kini Anda bisa memesan benih-benih tanaman kayu manis di sentra-sentra produksi terdekat. Karena biji kayu manis mudah mati dan sulit untuk berkecambah, Anda harus pintar dalam hal penyimpanan, pengemasan, dan pengangkutan benih-benih tanaman kayu manis. Agar tetap bertahan lama, sebaiknya benih tanaman kayu manis tidak disimpan di tempat penyimpanan yang bersuhu 27—28 derajat Celsius.

  1. Pembibitan kayu manis
Baca Juga:  Tumbuhkan Kopi dari Biji dengan Langkah Ini

Benih-benih terbaik kayu manis bisa Anda tanam di tanah lapang yang sudah disediakan khusus sebagai media pembibitan. Anda juga bisa menanam benih kayu manis di polybag. Ada beberapa kriteria lokasi pembibitan yang baik, yaitu lokasi yang dekat dengan sumber air, dekat jalan, dekat dnegan daearah penanaman, dan lokasi yang bertanah subur. Sebelum tanah ditanami benih-benih tanaman kayu manis, cangkul tanah terlebih dahulu sedalam 20—30 cm kemudian tanah digaru, dihaluskan, dan dibersihkan dari berbagai jenis tanaman sisa yang masih menempel pada tanaman. Tanah yang sudah gembur dan halus kemudian dicampur dengan pupuk kandang. Anda perlu membuat bedeng yang memanjang yang berukuran lebar sekitar 1—1,2 meter dan dengan panjang yang menyesuaikan panjang lapangan atau polibag.

  1. Teknik drainase

Buat parit drainase pada setiap bedeng agar Anda mudah menanam, menyiram, dan memindahkan bibit tanaman kayu manis. Lebar parit drainase yang Anda buat bekisar 30 cm dengan kedalaman sekitar 20 cm. Pada bagian atas media penyemaian, Anda lapisi tanah setebal 5 cm. Langkah yang terakhir yaitu penanaman biji tanaman kayu manis dengan jarak tanam sekitar 5 cm. Jangan lupa lakukan penyiraman secara rutin agar kebutuhan air pada tanaman kayu manis tercukupi dengan baik.

Loading...
Loading...