Teknik Tepat Memanen Jangkrik

Pertanianku – Hal penting yang perlu Anda kuasai ketika beternak jangkrik adalah proses pemanenan jangkrik. Panen jangkrik dapat dilakukan pada tiga waktu yang berbeda, masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan.

Teknik Tepat Memanen Jangkrik

Panen pertama dapat dilakukan pada saat telur, yaitu produksi telur untuk dijual pada peternak lain. Panen jangkrik pada saat telur sangat menguntungkan dari segi waktu dan biaya karena tidak harus menunggu lama dan tanpa proses pemeliharaan jangkrik pradewasa.

Loading...

Panen kedua ketika jangkrik masa pradewasa (jangkrik muda atau tefendho), yaitu umur 40—50 hari. Panen jangkrik pada masa pradewasa lebih menguntungkan dari segi waktu. Panen ketiga dapat dilakukan ketika jangkrik masa dewasa, yaitu umur 50—60 hari. Panen jangkrik pada masa dewasa lebih menguntungkan dari segi harga, tetapi butuh waktu yang relatif lebih lama.

  1. Panen telur

Setiap dua hari sekali selama masa peneluran perlu dilakukan pemanenan telur. Panen telur dilakukan dengan cara mengambil pasir yang telah ada telurnya disaring sedikit demi sedikit sambil disiram air. Pasir akan jatuh menerobos saringan bersamaan dengan air, sedangkan telur jangkrik akan tersangkut di atas saringan.

Telur-telur yang tersangkut pada saringan segera ditumpahkan di atas kain putih yang basah. Apabila ada telur yang masih lengket pada saringan dapat diambil menggunakan kuas kecil. Telur yang baik adalah telur yang berwarna kuning mengkilat dan terlihat segar serta tidak berbau dan berjamur.

Setiap satu sendok teh telur dibungkus dengan kain pu­tih basah. Kain yang digunakan sebagai bungkus harus mampu menyerap air untuk menjaga kelembapan. Panen setiap dua hari perlu dilakukan secara rutin sampai semua jangkrik betina dewasa mati. Hasil panen telur jangkrik dapat langsung dijual atau ditetaskan lagi untuk digunakan sebagai bibit beternak jangkrik selanjutnya.

  1. Panen jangkrik muda dan dewasa
Baca Juga:  Penyimpanan Pakan Ayam Tidak Boleh Sembarangan

Cara panen jangkrik muda dan atau dewasa pada prinsipnya adalah sama, yaitu mengambil secara langsung jangkrik di dalam kandang pemeliharaan yang telah dikelompokkan berdasarkan ukuran besar tubuhnya.

Jangkrik-jangkrik tersebut dimasukkan ke karung yang telah dilengkapi dengan seresah atau kertas bekas tempat telur ayam. Saat memegang jangkrik untuk dimasukkan ke karung perlu juga dihitung jumlahnya agar menghemat waktu dan praktis. Jangkrik-jangkrik yang telah dimasukkan dalam karung siap dibawa ke pasar untuk dijual.

Loading...
Loading...