Teknologi Pemupukan Diklaim Bisa Untungkan Petani


Pertanianku – Inovasi di sektor pertanian telah mengalami kemajuan pesat. Bahkan, kini dengan teknologi pemupukan, petani dapat meraup keuntungan yang cukup besar. Inovasi ini dinilai bisa memberikan keuntungan pada petani setara dengan Rp180 triliun per tahun.

Foto: pixabay

Profesor Riset Kementerian Pertanian, Dedi Nursyamsi mengatakan, inovasi pemupukan saat ini hanya berbasis pada keseimbangan hara. Menurutnya, cara tersebut sudah tidak memadai dalam memacu peningkatan produksi serta efisiensi pemupukan. Oleh karena itu, perlu penyempurnaan berupa inovasi pemupukan berbasis Keseimbangan Hara Terintegrasi (IPbKHT).

Penyempurnaan IPbKHT ini dilakukan dengan melengkapi teknologi yang ada melalui penambahan pupuk organik, hayati, dan dekomposer.

“Upaya ini dapat menghemat penggunaan pupuk sampai 20 persen,” katanya dalam orasi pengukuhan profesor riset Kementerian Pertanian di Auditorium Sadikin Sumintawikarta, Cimanggu Bogor, baru-baru ini seperti mengutip Republika (16/8).

Teknologi tersebut dapat diterapkan melalui paket Jarwo Super, yaitu melalui pengintegrasian IPbKHT dengan teknologi lain seperti penggunaan varietas unggul baru Inpari 30 dan Inpari 31, tanam Jajar Legowo, penggunaan Biopestisida, Jarwo Transplanter, dan Harvester. Dengan implementasi paket tersebut, akan dihasilkan padi lebih dari 10 ton per hektare Gabah Kering Panen (GKP). Itu artinya, terjadi peningkatan 60 persen dibandingkan cara bertani biasa.

“Bila diterapkan secara masif oleh seluruh petani padi, inovasi ini akan memberikan tambahan keuntungan setara dengan Rp180 triliun per tahun,” terangnya.

Ia pun optimis target swasembada pangan Padi Jagung Kedelai (Pajale) 2020 dan Lumbung Pangan Dunia 2045 dapat terwujud. Dengan orasi tersebut, Dedi kini menjadi profesor riset Kementan ke-127 setelah Didik Harnowo yang juga dikukuhkan hari ini sebagai profesor riset ke-126 dengan orasi Inovasi Teknologi Benih Kedelai untuk Memacu Pengembangan Industri Hilir Perbenihan.

Baca Juga:  Kementan Tanam Bawang Putih di Tiga Lokasi Secara Serempak
loading...
loading...