Teknologi Persemaian Padi yang Efektif dan Efisien


Pertanianku – Kini penerapan teknologi juga telah dilakukan di banyak sektor, salah satunya pertanian. Bahkan, kini proses persemaian padi sistem kering telah menerapkan teknologi.

Foto: pixabay

Penerapan teknologi di bidang pertanian khususnya padi adalah persemaian yang dilakukan di dalam kotak semai plastik yang dilapisi filter berupa kertas koran.

Keuntungan menerapkan teknologi sistem persemaian seperti itu tidak perlu melakukan pengolahan tanah dan daut (pencabutan), hemat lahan dan air, sesuai untuk lahan garapan yang sempit (<1000 m2), pemeliharaan mudah dan efisien, serta biaya lebih murah dibandingkan teknologi persemaian padi sawah secara konvensional atau persemaian basah.

Langkah awal untuk membuat persemaian kering adalah menyiapkan kotak semai berupa kotak plastik berukuran 40 × 30 × 3 cm. Kotak plastik dilubangi 4 titik pada dasar kotak, kemudian dilapisi kertas koran.

Kertas koran berfungsi sebagai filter untuk mengatur air infiltrasi dan kelembapan dalam kotak semai.

Setelah dilapisi kertas koran pada kotak plastik, selanjutnya masukkan tanah/media tanam ke dalamnya. Media tanam yang digunakan berupa tanah gembur yang kaya unsur hara.

Setelah media tanam disiapkan, benih disebarkan secara merata dan ditutup lagi dengan media tanam yang sama setebal ±1cm, kemudian disiram air sampai menetes melalui keempat lubang tersebut. Pada umur 7 hari setelah semai, bibit padi sudah muncul (vigor). Penyiraman dilakukan 2 hari sekali sampai umur 7—12 hari.

Pada umur 13—15 hari disiram setiap hari pada sore hari. Bibit padi siap ditanam di sawah pada umur 15 hari. Untuk persemaian padi dalam jumlah besar, diperlukan rumah bibit yang dilengkapi rak-rak yang disusun secara bertingkat.

Keunggulan teknologi persemaian ini antara lain persemaian dapat dilakukan di luar areal produksi, hemat kebutuhan benih (±10 kg/ha), hemat lahan dan air, mengurangi risiko kegagalan karena banjir, serangan OPT, pertumbuhan bibit lebih cepat, dan dapat mengikuti percepatan musim tanam.

Baca Juga:  Nugget Pisang, Inovasi Makanan Kekinian Generasi Millenial
loading...
loading...