Telur Terkontaminasi Pestisida, Bagaimana Bisa?


Pertanianku – Manusia membutuhkan protein pada tubuhnya setiap hari. Protein bisa didapatkan dengan mengonsumsi telur salah satunya. Manusia sendiri disarankan mengonsumsi telur ayam satu butir per hari untuk memenuhi protein harian. Namun, kini kita patut waspada karena tidak semua telur ayam yang kita konsumsi baik.

Foto: pixabay

Baru-baru ini sebuah supermarket di Jerman ditemukan telur ayam yang telah terkontaminasi oleh racun berbahaya. Bahkan, seseorang yang mengonsumsi telur ayam yang telah terkontaminasi tersebut bisa mengakibatkan penyakit pada tubuh hingga kematian.

Badan Uni Eropa segera melaporkan ke otoritas keamanan pangan di Inggris, Prancis, Swedia, dan Swiss setelah diketahui bahwa telur yang terkontaminasi dengan pestisida jenis fipronil mungkin telah memasuki wilayah mereka.

Sebagaimana yang diketahui, penggunaan pestisida ditujukan untuk mencegah kerusakan tanaman pangan dengan pengendalian Hama pertanian atau tanaman yang tidak diinginkan dan untuk meningkatkan kualitas tanaman. Pestisida memiliki sifat persisten pada lingkungan dan dapat menyebabkan keracunan kronis pada hewan dan manusia melalui air, udara, dan asupan pangan.

Dampak yang akan timbul dari penggunaan pestisida pada lingkungan telah banyak diteliti, tetapi yang utama adalah dampak langsungnya terhadap manusia. Meskipun dampak terhadap manusia kurang disadari dan berlangsung lama, berbagai ahli menyatakan bahwa pencemaran lingkungan yang salah satunya adalah penggunaan pestisida menyebabkan gangguan kesehatan bagi manusia.

Raksasa supermarket itu mengaku bahwa telur yang dijualnya tersebut diproduksi di Inggris. Food Standard Agency (FSA) telah meyakinkan bahwa jumlah sebenarnya dari telur yang disemprot dengan pestisida di Inggris sangat kecil.

Mereka mengklaim bahwa risiko terhadap kesehatan masyarakat dilaporkan sangat rendah. Komisi Eropa mengungkapkan dalam pernyataan resminya bahwa Jerman dan Belanda memberi tahu sistem peringatan keamanan pangan Uni Eropa pada akhir pekan.

Baca Juga:  Bagaimana Nasib Petani Garam di Indonesia

Juru bicara komisi Anna Kaisa Itkonen mengatakan bahwa tujuannya adalah untuk menginformasikan kepada masyarakat tentang telur yang terpapar racun.

“Untuk berbagi informasi sehingga semua orang tahu bahwa sekarang juga terserah pada otoritas nasional Swedia, Swiss, Prancis, dan Inggris untuk memeriksa hal tersebut,” terangnya.

Atas kejadian tersebut seluruh supermarket di Eropa lainnya kini telah menarik jutaan telur dari rak mereka, karena ketakutan akan hal tersebut. Dan, terdapat juga laporan bahwa jutaan ayam di Belanda mungkin perlu dimusnahkan karena telah terkontaminasi.

Sebagaimana mengutip Metro, WHO menganggap pestisida cukup beracun dan mengatakan jumlah yang sangat besar bila telah terkonsumsi manusia dapat menyebabkan kerusakan organ. Otoritas Belgia dan Belanda saat ini sedang menyelidiki bagaimana pestisida jenis ini bisa melakukan kontak dengan ayam yang bertelur.

loading...
loading...