Tempe, Makanan Ajaib dari Indonesia yang Mendunia


    Pertanianku Tempe merupakan makanan ajaib dari Indonesia yang telah mendunia. Sumber protein nabati ini merupakan makanan wajib bagi kaum vegan. Terkait kandungan gizi, tempe memiliki kandungan protein yang lebih tinggi dibanding daging. Bahkan, kalsium yang terkandung di dalam tempe juga 10 kali lebih tinggi daripada daging.

    tempe
    Foto: Google Image

    Maka dari itu, pemikiran bahwa daging memberikan asupan protein terbesar itu kurang tepat. Sebab, dewasa ini, Indonesia dihadapkan pada masalah penyakit degeneratif seperti penyakit jantung, stroke, hipertensi, kanker, diabetes melitus, obesitas, dan osteoporosis.

    Banyak penelitian yang membuktikan bahwa timbulnya penyakit-penyakit degeneratif berkaitan erat dengan pola konsumsi pangan hewani yang tinggi kolesterol dan lemak jenuh. Untuk itu, diet vegan merupakan salah satu alternatif yang mampu mencegah timbulnya penyakit-penyakit yang membutuhkan biaya pengobatan mahal itu.

    Sayangnya, hingga kini masih banyak masyarakat Indonesia yang meremehkan tempe. Bahkan, tempe masih dianggap sebagai makanan orang-orang berstatus ekonomi rendah atau makanan orang kampung. Padahal, sejarah tempe di Kitab Serat Centhini (Jawa kuno) menceritakan bahwa pada abad XVII tempe merupakan makanan para raja.

    Ratusan peneliti juga telah membuktikan bahwa tempe merupakan salah satu pangan bergizi dan bagian dari diet sehat. Tempe dapat menjadi solusi untuk mengatasi masalah kekurangan gizi, serta terbukti dapat mencegah dan mengatasi diare. Selain itu, tempe juga dapat menjadi solusi untuk mengobati penyakit seperti hiperkolesterol dan hiperglikimia.

    Di Jepang, tempe-tempe dijual di mal dan termasuk produk high class dengan kemasan yang sangat mewah, serta harga yang fantastis. Sementara itu di Inggris, harga 1 kg tempe dijual senilai Rp200 ribu. Itu merupakan tempe produk lokal dan bahan bakunya berasal dari Inggris. Di Amerika, tempe dijual dengan harga 10 dolar AS atau lebih dari Rp100 ribu. Kemudian di Belanda, kini ada 50 pabrik yang membuat tempe.

    Baca Juga:  Umbi Garut Sangat Berpotensi dan Punya Manfaat Sehat Menakjubkan

    Indonesia tentu tak rela jika ada bangsa lain yang mengklaim tempe sebagai pangan tradisional negaranya. Untuk itu, Vegan Festival Indonesia yang merupakan event tahunan terus mengampanyekan diet, yakni mengubah kebiasaan konsumsi pangan hewani dengan pola makan nabati.