Temuan Kura-kura Langka Penghuni Cisangkuy


Pertaninaku – Para pekerja proyek pengerukan normalisasi Sungai Cisangkuy tiba-tiba menemukan kura-kura yang diduga langka seberat 40 kilogram. Kura-kura yang ditemukan beberapa waktu lalu ini cukup membuat para pekerja heboh. Bahkan, sempat menjadi tontonan warga.

Foto: pixabay

“Kura-kura itu terkeruk oleh beko proyek,” terang Ano Karno warga Kampung Sayang, Desa Rancatungku, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Bandung, seperti melansir Detik (30/8).

Ano menceritakan pada saat petugas beko mengeruk rumpun bambu yang bersatu dengan tanah, kura-kura tersebut terselip di rumpun bamboo. Warga mengira, jolang dalam bahasa Sunda (ember ukuran besar), ternyata yang terkeruk kura-kura.

“Warga juga sempat menyaksikan pengerukan, warga tidak mengira itu kura-kura. Setelah terkeruk kelihatan tempurungnya, saya turun langsung ke sungai dan menaikkan kura-kura itu ke dasar sungai,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, karena kura-kura ditemukan oleh petugas beko akhirnya kura-kura tersebut disembelih.

“Sorenya, banyak yang berfoto dulu dan malamnya disembelih karena permintaan petugas beko yang menemukan. Disembelih karena rasa penasaran warga ingin mencoba memakan daging kura-kura. Sebetulnya ada yang mau beli seharga Rp250.000, tapi tidak dikasih,” ucapnya.

Populasi kura-kura di aliran Sungai Cisangkuy terbilang cukup banyak. Bahkan, Ano menambahkan, jika sedang berada di sungai tersebut, kura-kura bisa saja muncul ke dasar air untuk berjemur.

“Muncul, kalau didekati langsung masuk ke air. Selain yang ini, masih ada kura-kura yang ukurannya lebih besar, kalau yang ini kepalanya hanya sebesar tangan kalau yang masih ada di sungai itu kepalanya sebesar paha. Bukan hanya kura-kura, biawak, dan ular sanca sepanjang 15 meter juga pernah ditemukan,” tutupnya.

Baca Juga:  Ini Kata Mentan Soal Musim Kemarau Terkait Produksi Beras Lokal
loading...
loading...