Tenggeran yang Baik untuk Burung Bertengger di Sangkar

Pertanianku — Semua burung yang berada di dalam sangkar senang untuk bertengger sehingga Anda perlu memberikan tenggeran di dalam sangkar. Sebenarnya, tidak hanya di dalam sangkar, tenggeran juga perlu diberikan untuk burung yang dirawat di dalam kandang.

tenggeran
foto: pixabay

Meskipun burung bisa berpijak di lantai sangkar, lantai kandang biasanya dipenuhi oleh kotoran dan sisa pakan. Burung pun menjadi kotor dan timbul penyakit. Oleh karena itu, jangan biarkan burung terlalu lama berada di dasar sangkar. Tenggeran yang Anda butuhkan harus memenuhi beberapa persyaratan berikut.

Diameternya tepat

Loading...

Kayu yang akan dibuat menjadi tenggeran harus berukuran pas untuk memudahkan burung mencengkeram kayu tersebut. Ukuran pas atau tidaknya bisa dilihat saat burung bertengger. Ujung kuku jari depan dan belakang saling berdekatan atau tidak. Jika ujung kuku jari depan dan belakang bersentuhan, kayu tersebut terlalu kecil untuk burung. Ukuran diameter yang bagus adalah saat burung bisa mencengkeram sekitar ¾ lingkaran tenggeran.

Jika diameter batang yang digunakan terlalu besar, akan membuat burung menjadi cepat lelah sehingga burung lebih banyak menghabiskan waktunya di dasar sangkar. Sementara itu, kalau terlalu kecil dapat menyebabkan kuku jari depan dan belakang saling menusuk dan menyebabkan luka.

Permukaan kasar

Batang yang nyaman bagi burung untuk dicengkeram adalah batang yang memiliki permukaan kasar. Anda tidak bisa menggunakan bambu karena permukaannya halus dan kadang memiliki sisi bekas potongan yang tajam. Kayu yang paling bagus digunakan adalah ranting kayu dari tanaman buah. Pilihlah ranting yang bergelombang.

Terpasang kuat

Tenggeran yang dipasang di dalam sangkar harus terpasang dengan kuat dan tidak goyang agar burung nyaman berpijak. Jika tidak kuat, ikan bagian ujung batang dengan tali ke rangka sangkar. Pastikan burung bisa meloncat dari batang tanpa menggoyangkan batang tersebut.

Baca Juga:  Memelihara Kambing yang Sedang Bunting

Tidak dicat

Kayu yang digunakan jangan dicat atau dilapisi permis karena kedua bahan tersebut bisa meracuni burung. Pasalnya, cat atau pernis tersebut bisa tiba-tiba termakan oleh burung yang  senang menggosokkan sisi paruh ke tenggeran untuk membersihkan paruh. Lebih aman, gunakan kayu yang polos saja.

 

Loading...
Loading...