Terdampak Kemarau, Petani Padi di Cimahi Panen Lebih Cepat

Pertanianku — Kemarau memang banyak memberi dampak buruk bagi lahan pertanian, terutama sawah. Seperti yang dirasakan para petani padi di RW 16 Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi. Akibat terdampak kemarau yang tengah terjadi, mereka harus panen lebih cepat. Hal itu dilakukan untuk menghindari gagal panen.

terdampak kemarau
Foto: Pixabay

Salah seorang petani, Onda Gunawan (52) mengungkapkan aliran air di irigasi yang berasal dari Sungai Cijanggel, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, sudah tidak mengalir ke lahan pertanian. Hal tersebut sudah berlangsung sejak pertengahan Ramadan.

“Sawah retak-retak karena airnya udah nggak ada sama sekali,” ujarnya, seperti dikutip Republika, Senin (24/6).

Loading...

Karena khawatir gagal panen, ia akhirnya memanen padi lebih cepat. Menurut Gunawan, seharusnya panen dilakukan dua pekan ke depan. Panen yang lebih cepat dilakukan sebanyak 10 hektare. Sementara, di RW 16 terdapat 15 hektare lahan pertanian yang dikelola oleh 23 orang petani. Sisanya diperkirakan mengalami gagal panen jika tidak turun hujan.

Sementara itu, Dinas Pangan dan Pertanian Kota Cimahi mengungkapkan, wilayah pertanian di Kelurahan Cipageran, tiap tahun langganan mengalami kekeringan. Sebab, irigasi yang dari Cijanggel diperiksa tidak terdapat air dan kering.

Kepala Bidang Pertanian pada Dinas Pangan dan Pertanian Kota Cimahi, Mita Mustikasari mengatakan, akibatnya masa panen di wilayah tersebut hanya dilakukan dua kali. Padahal, di daerah lain bisa mencapai 3 kali.

Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Cimahi Utara, Rani Kurniati mengatakan aliran air di Sungai Cijanggel semakin surut selama musim kemarau saat ini. Selain itu, pada aliran air irigasi tersebut terjadi sedimentasi meski sering dikeruk.

Dirinya mengatakan petani diperkirakan mengalami gagal panen atau memilih panen lebih cepat. Dari 15 hektare yang ada, ia mengatakan sebanyak 10 hektare dipanen, sedangkan sisanya diperkirakan gagal panen.

Baca Juga:  Cara Mudah Pilih Ubi Kualitas ‘Wah’
Loading...
Loading...