Ternyata Begini Cara Panen Mahkota Dewa

Pertanianku — Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam cara panen mahkota dewa. Mulai dari usia panen, hingga bagian-bagian tanaman yang bisa dipanen. Perhatikan langkah-langkah berikut sehingga Anda bisa memanen mahkota dewa dengan maksimal.

cara panen mahkota dewa
Foto: instagram rojo_makan

Hal yang harus dilakukan oleh petani mahkota dewa adalah memerhatikan kualitas buah. Buah yang baik sebaiknya tidak berusia terlalu muda. Buah yang tidak sesuai standar tidak bisa diproduksi menjadi obat.

Petani akan cenderung menjual buah tersebut secara keseluruhan, terutama ketika harga jual buah mahkota dewa sedang naik. Padahal, menjual tanpa memerhatikan kualitas buah justru akan menurunkan harga jualnya.

Loading...

Buah yang sudah mencukupi syarat untuk dipanen adalah buah yang sudah matang. Buah ini memiliki ciri kulit buah yang berwarna merah marun. Selain itu, bau buah akan lebih manis seperti gula pasir. Pilih buah yang tidak terkena penyakit. Selain itu, buah juga sebaiknya tampak segar dan tidak cacat.

Pemetikan harus dilakukan pada waktu tersebut. Bila ditunda, buah yang sudah matang bisa mengalami kebusukan. Tak hanya kualitas, buah busuk tentu saja berkurang khasiatnya sebagai obat. Biasanya, buah bisa dipanen ketika menginjak 2 bulan sejak pembungaan.

Penelitian menunjukkan bahwa buah matang ataupun buah mentah sebenarnya memiliki kandungan yang sama. Hanya saja, buah yang sudah matang akan lebih dicari karena digunakan sebagai bahan baku pembuatan minuman instan.

Jika buah yang Anda miliki masih mentah dan tetap ingin memanennya, Anda bisa menjualnya kepada pasien kanker yang membutuhkan buah mahkota dewa mentah.

Agar pertumbuhan mahkota dewa tetap terjaga, perlu dilakukan pemangkasan terhadap cabang tanaman yang sudah dipanen. Hal ini untuk mempercepat terjadinya pembuahan susulan sehingga buah pun bisa dihasilkan dengan lebih cepat.

Baca Juga:  Manfaat Kulit Buah Naga Bisa Atasi Diare pada Burung Puyuh

Selain buah mahkota dewa, tanaman ini juga bisa dimanfaatkan daunnya. Pilihlah daun yang segar, sehat, dan sudah cukup tua. Daun yang segar berpenampilan paling besar. Selain itu, warnanya pun akan tampak lebih gelap.

Pemanenan biji juga dilakukan. Sama seperti buah mahkota dewa, biji juga digunakan untuk obat. Pilihlah buah yang sudah benar-benar matang untuk diambil bijinya.

Jika Anda ingin memanen batang mahkota dewa, pilihlah batang yang sudah cukup umur. Ciri batang ini adalah warna cokelat lebih banyak ketimbang warna hijau.

Loading...
Loading...