Ternyata Indonesia Masih Kekurangan Pasokan Telur Puyuh


Pertanianku – Permintaan telur puyuh di Indonesia ternyata cukup tinggi. Bahkan, menurut Ketua Asosiasi Peternak Puyuh Indonesia, Slamet Wuryadi, hingga saat ini Indonesia masih kekurangan telur puyuh sebanyak 15 juta butir setiap harinya.

“Pasokan telur puyuh setiap harinya baru bisa memenuhi permintaan pasar sekitar 20 persen,” kata Slamet Wuryadi di sela kunjungan kerja Menteri BUMN Rini M. Soemarno di Sentra Peternakan Puyuh Kampung Sukamantri, Desa/Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, belum lama ini seperti mengutip Antaranews (23/5).

Menurutnya, produksi atau pasokan telur puyuh dari para peternak hingga kini baru sekitar tiga juta butir setiap harinya. Bahkan, tiga daerah penghasil terbanyak, yakni Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten baru bisa memasok sekitar 3,5 juta butir per minggu.

Tingginya permintaan telur tersebut karena masyarakat sudah sadar akan tingginya kandungan gizi pada telur puyuh. Selain itu, tidak menyebabkan kolesterol dan dinilai kualitasnya lebih baik daripada telur unggas lainnya.

Ia tidak yakin kekurangan pasokan tersebut bisa terpenuhi dalam waktu dekat karena dari upayanya yang dilakukan selama 15 tahun, produksi telur puyuh khususnya di Sukabumi, masih di angka 500 ribu butir setiap harinya.

“Tapi kami terus berupaya agar peluang usaha ini bisa dimanfaatkan apalagi pemerintah dan BUMN khususnya BRI sudah banyak memberikan bantuan tinggal mencari sumber daya manusia (SDM) yang siap beternak puyuh,” tambahnya.

Slamet mengatakan peluang usaha tersebut seharusnya bisa dimanfaatkan oleh semua pihak sebab tidak perlu mencari pasar lagi, tetapi pasar yang akan mencari siapa yang bisa memproduksi telur puyuh.

Sementara itu, Direktur Mikro BRI Mohamad Irfan mengatakan budidaya puyuh merupakan usaha yang sangat “seksi” dan hingga kini belum ada kartelnya tidak seperti unggas lainnya (ayam potong). Oleh karena itu, pihaknya terus mendorong agar budidaya puyuh terus bertambah, apalagi unggas tersebut merupakan asli Indonesia.

Baca Juga:  Pemerintah akan Salurkan 35 Juta Benih Perkebunan Gratis
loading...
loading...