Ternyata Ini Jenis Gandum Terbaik untuk Kesehatan Anda


Pertanianku — Beberapa tahun terakhir, telah tumbuh kesadaran bahwa produk gandum putih bukanlah makanan terbaik untuk kita konsumsi. Jenis gandum terbaik disebutkan oleh semua penelitian yang pernah dilakukan, yakni gandum utuh (whole wheat). Gandum utuh memiliki nilai gizi lebih dan serat yang lebih banyak.

Jenis gandum terbaik
Foto: Shutterstock

Namun demikian, ahli biologi evolusi UCLA Jared Diamond menunjukkan bahwa rekomendasi ini adalah kesalahan terburuk dalam sejarah umat manusia.

Jika gandum putih seperti nasi putih dan tepung terigu yang mendorong produksi insulin berlebih, penumpukan lemak, dan penyakit jantung, gandum utuh mungkin masih bisa menimbulkan peradangan, gangguan kekebalan tubuh, dan gangguan sistem pencernaan. Semuanya karena senyawa yang disebut gluten.

Gluten adalah protein yang ditemukan dalam gandum dan produk gandum. Gluten bertindak seperti lem dan menekan fungsi internal Anda sehingga dapat menyebabkan peradangan jika Anda memiliki kondisi yang dinamakan penyakit Celiac. Peradangan ini dikenal sebagai penyebab utama dari penyakit kronis seperti kanker dan penyakit jantung.

Gluten juga diketahui menyebabkan peningkatan kelelahan, nyeri sendi, kemarahan, depresi, jerawat, eksim, lupus, migrain, kelelahan kronis, penyakit Crohn, mudah tersinggung, autisme, dermatitis, dan lain-lain. Selain itu, gluten berkontribusi juga pada gangguan penyerapan, yang berdampak kekurangan vitamin dan mineral.

Karena itu, jangan membuat kesalahan dengan langsung memercayai kata-kata bebas gluten atau gluten-free dan memakan makanan cepat saji bebas gluten seperti kue gluten-free, roti gluten-free, dan lainnya. Anda harus mengadopsi pendekatan J.E.R.F. alias Just Eat Real Food.

Apakah beras benar-benar buruk bagi kita?

Hidup di Asia tampaknya tidak bisa lepas dari nasi pada waktu makan. Dibandingkan dengan pasta dan roti, nasi adalah pilihan yang jauh lebih baik. Beras memiliki racun rendah dan protein penyimpanan beras disebut glutein, yang tidak ada hubungannya dengan gluten.

Baca Juga:  Menguak Manfaat Cuka Apel untuk Kesehatan

Oleh karena itu, beras bebas gluten. Namun, beras memiliki nilai gizi rendah terutama beras putih, karena hampir kehilangan semua mineral dan serat dalam proses pemurnian. Ini berarti bahwa energi yang tersedia akan dicerna dan dilepaskan ke dalam aliran darah dengan cepat.

Jika tidak ada permintaan energi atau defisit energi, ini akan diubah menjadi lemak dan disimpan di dalam tubuh. Nasi putih memang bukan pilihan paling sehat, namun ini masih lebih baik daripada pasta. Tentu saja jika ada pilihan untuk memakan nasi merah, selalu pastikan untuk ambil nasi merah dan bukan nasi putih.

Beberapa alternatif gandum dan pilihan sumber karbohidrat lainnya yang lebih sehat adalah quinoa, ubi, dan sayuran.