Ternyata Salad Tak Lebih Baik dari Burger


Pertanianku – Tahukah Anda ternyata tidak selamanya salad lebih baik dari burger. Burger dengan komposisi yang sehat bisa lebih baik dari beberapa salad yang disediakan di kafe. Tentu burger yang dimaksud bukan burger yang biasa disajikan restoran cepat saji dengan kentang goreng sebagai pendamping. Burger yang dimaksud ialah burger sehat yang terdiri atas roti, daging (sapi, domba, atau ayam segar), potongan daging asap, keju, dan sayuran.

Komposisi burger sehat tersebut dinilai bisa memiliki jumlah kalori yang lebih sedikit dibanding sebagian salad ala kafe yang kerap disajikan dengan bahan-bahan tinggi kalori. Sebagai contoh, kacang-kacangan, biji-bijian, dan dressing berlemak.

Hal tersebut diungkapkan oleh ahli gizi dari JPS Health & Fitness, Jacob Schepis. Berdasarkan analisis gizi yang dilakukan ahli gizi yang berbasis di Melbourne ini, rata-rata semangkuk salad ala kafe memiliki jumlah kalori setidaknya 820 kalori. Adapun burger memiliki kalori rata-rata 740 kalori.

“Mereka menambahkan banyak tambahan lezat pada salad dan membuat salad memiliki kalori lebih banyak daripada burger,” jelas Schepis.

Schepis mengatakan salad tetap memiliki lebih banyak mikronutrisi seperti vitamin dan mineral. Hanya saja, jumlah kalori yang tinggi tidak menjadikan salad ala kafe menjadi pilihan yang lebih baik dibanding burger sehat.

“Jika Anda mendapatkan banyak nutrisi, Anda mungkin juga mendapat banyak kalori. Jika asupan kalori Anda melebihi kebutuhan energi, berat badan akan bertambah,” tambah Schepis.

Lebih lanjut Schepis mengatakan ada beberapa tambahan salad berkalori tinggi yang dapat membuat jumlah kalori dalam semangkuk salad melonjak tinggi. Tambahan-tambahan tersebut di antaranya keju feta, biji-bijian, kacang-kacangan, keju, remah daging dan ikan, minyak serta dressing berlemak lainnya.

Baca Juga:  Saatnya Mengulik Khasiat Undur-undur

Schepis juga mengungkapkan beberapa tips memilih menu burger yang sehat dan lebih rendah kalori dibanding salad ala kafe. Burger tersebut harus menggunakan daging rendah lemak asli dan segar serta tidak menggunakan lebih dari satu patty daging.

Lebih baik memilih opsi daging yang dipanggang daripada daging yang digoreng. Untuk lebih mengurangi kalori pada burger, saus burger sebaiknya dipisahkan sehingga jumlah saus yang dikonsumsi lebih sedikit.

Tentunya, burger ini tidak dikombinasikan dengan kentang goreng sebagai makanan pendamping. Minuman bersoda yang biasanya mendampingi burger juga harus disingkirkan dan diganti dengan minuman berkalori lebih rendah seperti minuman diet atau air putih.

“Jika Anda makan di luar dan ingin makan sehat, maka Anda perlu waspada dengan apa yang ada dalam makanan Anda serta kalori yang dimiliki makanan tersebut,” tutur Schepis.

loading...
loading...