Terobosan Baru Kementan di Sektor Pertanian untuk Solusi Kemiskinan


Pertanianku — Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Pertanian (Kementan) I Ketut Kariyasa mengatakan bahwa Kementan telah membuat program terobosan baru sebagai solusi kemiskinan di pedesaan melalui sektor pertanian. Program yang bernama Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera (BEKERJA) ini dinilai tepat untuk mengentaskan masyarakat petani dari kemiskinan dan pemerataan kesejahteraan.

sektor pertanian
Foto: Google Image by Zilient

“Sebab sebagian besar penduduk miskin di perdesaan adalah petani di mana lebih dari 70 persen pendapatan utamanya berasal dari sektor pertanian. Tahun ini kita sudah terapkan program ini di 10 provinsi dengan sasaran 200.000 rumah tangga petani miskin (RTM),” tutur Kariyasa beberapa waktu lalu.

Peningkatan produksi bidang pertanian terus dilakukan melalui program upaya khusus (upsus) untuk padi, jagung, kedelai, dan hortikultura. Ditambah lagi dengan adanya program sapi indukan wajib bunting (siwab) di bidang peternakan serta bantuan bibit di perkebunan.

“Program khusus ini mampu meningkatkan produksi komoditas pertanian secara signifikan sehingga menyebabkan PDB (produk domestik bruto) sektor pertanian tumbuh positif secara konsisten,” katanya.

Peningkatan produksi yang ada mampu menyediakan ketersediaan pangan sehingga menekan inflasi secara signifikan pula. Hal ini ditambah lagi dengan adanya program asuransi pertanian dan pengembangan pertanian modern melalui penggunaan alsintan (alat mesin pertanian) secara masif.

“Kedua program ini mampu meningkatkan produktivitas dan pendapatan keluarga petani karena menghemat biaya karena sebagian besar tenaga kerja sudah diganti oleh penggunaan alsintan yang jauh lebih efisien,” pungkasnya.

Baca Juga:  Kalsel Jadi Sentra Pangan Baru dengan Program Serasi