Terungkap! Alasan Aroma Air Hujan Menyegarkan


    Pertanianku — Walau membuat banyak genangan, sebagian orang menyukai bau tanah saat dibasahi air hujan. Bahkan, ada yang mengatakan aroma itu menyegarkan. Apakah itu hanya sugesti seseorang atau memang ada alasan ilmiah mengapa aroma air hujan selalu menyegarkan?

    aroma air hujan
    Foto: Shutterstock

    Kenyataannya, ada aroma khas yang memang bisa dihirup oleh kita ketika air hujan turun ke tanah. Aroma itu dinamakan petrichor, aroma khas yang biasa muncul ketika hujan usai kemarau panjang.

    Istilah petrichor sendiri diperkenalkan oleh peneliti asal Australia Isabel Joy Bear dan RG Thomas pada 1964. Petrichor berasal dari dua kata, petra (batu) dan ichor (darah dewa-mitologi Yunani).

    Menurut hasil penelitian mereka, sejumlah tanaman mengeluarkan minyak saat fase kering. Ketika diguyur hujan, minyak itu kemudian menguap ke udara. Di saat bersamaan, zat kimia hasil bakteri tanah Actinomycetes juga terlepas ke udara.

    Selanjutnya, dua senyawa aromatik itu berkombinasi dan menghasilkan aroma petrichor yang menyegarkan saat air hujan mengguyur tanah. Oleh karena itu, tak mengherankan jika banyak orang yang mengaku senang menghirup “bau tanah” saat hujan turun.

    “Aromanya sangat menyegarkan. Seperti aroma kesturi. Kita juga akan mencium aroma itu saat berada di taman atau sedang menggali tanah,” kata ahli tanah Bureau of Land Management di Amerika Serikat, Bill Ypsilantis.

    Aroma lain yang kerap dikaitkan dengan hujan adalah ozone. Saat hujan, kilat yang menyambar bisa memecah molekul nitrogen dan oksigen di atmosfer yang akhirnya terkumpul menjadi nitrit oksida.

    Selanjutnya, nitrit oksida akan berinteraksi dengan zat kimia lain di atmosfer dan membentuk ozone yang memiliki aroma tajam mirip klorin.

    Dengan demikian, saat ada orang yang berkata dapat mengendus akan datangnya hujan, itu mungkin saja sebenarnya mereka mencium ozone dari awan yang tertiup angin dan terhirup hidung.