Terungkap! Kenapa Ayam Berkokok di Pagi Hari?


Pertanianku — Berbeda dengan manusia, ayam jantan lebih teratur untuk berkokok dan bangun pada waktu tertentu menjelang pagi datang. Ayam jantan bahkan tidak pernah terlambat untuk berkokok di pagi hari. Apa yang menyebabkan ayam berkokok secara teratur seperti itu?

ayam berkokok
Foto: Dok. Pertanianku

Para ahli menyatakan bahwa ayam mempunyai “jam alarm internal”, yang akan memberitahukan kapan saatnya ia berkokok. Jam alarm yang ada pada ayam jago tersebut akan membantu ayam mengantisipasi matahari terbit.

Saat matahari terbit adalah saatnya ayam mencari makanan dan mempertahankan wilayahnya dari gangguan ayam lain. Kegiatan ini menjadi siklus harian yang disebut dengan circadian rhythms atau ritme sirkadian. Inilah yang terjadi juga dengan hewan-hewan lain yang memiliki siklus harian seperti burung yang bernyanyi di pagi hari.

Meski ayam sudah memiliki siklus harian kapan akan berkokok, jika ada ayam tetangga berkokok lebih awal tetap akan memicu ayam jantan berkokok juga lebih awal. Ini adalah mekanisme untuk mempertahankan wilayahnya. Ini seperti sinyal kepada ayam jago lainnya yang menegaskan bahwa ini adalah wilayahnya dan tidak mengizinkan ayam jantan lain masuk.

Ritme sirkadian pada ayam jago ini sudah melekat dalam diri ayam dan tidak bergantung pada situasi eksternal. Para ilmuwan melakukan penelitian dengan menempatkan sekelompok ayam jantan di ruang kedap suara dan tak berjendela. Satu kelompok diamati dalam kondisi 12 jam siang hari dan 12 jam dalam cahaya redup. Sementara, kelompok kedua terkena cahaya redup yang konstan sepanjang waktu.

Laporan dari penelitian ini menemukan bahwa ayam yang berada dalam kondisi cahaya 12 jam dan 12 jam siklus cahaya redup, mereka teramati berkokok sekitar 2 jam sebelum ada cahaya. Asumsinya, ini adalah waktu dini hari. Dan ternyata, mereka konsisten dengan pengamatan unggas yang ada di alam liar.

Baca Juga:  Tikus Ikut Andil pada Kerusakan Terumbu Karang, Kok Bisa?

Perilaku yang sama juga dialami ayam yang ditempatkan dalam pencahayaan redup sepanjang waktu. Mereka juga berkokok terus tepat di tiap pagi sebelum fajar. Ini membuktikan bahwa perilaku tersebut disebabkan oleh irama sirkadian tubuh.