Tiang Panjat Bentuk Kelompok Tanaman Naga (Double Rowing)


Pertanianku – Sepintas bentuknya mirip tiang untuk menjemur pakaian. Dua buah tiang dihubungkan dengan kawat tebal penyangga sulur tanaman buah naga. Jarak antartiang 4 m. Tiang terbuat dari semen cor yang berukuran (10 x 10) cm atau (15 x 15) cm. Tinggi tiang antara 2—2,5m, termasuk 30—50 cm bagian yang terpendam dalam tanah. Pada ujung tiang terdapat besi beton melintang berukuran 8 inci. Besi beton yang melintang tersebut berukuran panjang antara 50—60 cm.

Tiang Panjat Bentuk Kelompok Tanaman Naga

 

Pada bagian akhir tiang sebaiknya diberi penguat agar tiang tidak miring akibat beratnya sulur yang disangga kawat. Kemiringan ini biasanya terjadi bila tiang dipendam tanpa dicor. Pada tiang cor terdapat dua pengait sebagai tempat ikatan kawat yang berfungsi sebagai pengikat tanaman buah naga untuk membentuk batang pokok. Jarak antarkawat pengikat batang pokok 50 cm dan 100 cm dari permukaan tanah Jarak tanam sistem double rowing antarbaris 30 cm dan antar tanaman dalam baris 30 cm.

Jika panjangnya 4 m maka tiang panjat mampu menampung 26 tanaman secara berjajar, yaitu 13 tanaman di sisi kanan dan 13 di sisi kiri. Penataan seperti ini akan membuat jumlah penerimaan cahaya dan jumlah sulur yang bertumpuk akan seimbang, sehingga buah yang dihasilkan lebih efisien dan berkualitas. Sulur yang menghadap cahaya akan lebih mudah dan cepat berbunga.

Baca Juga:  Ungkap Rahasia Manfaat Biji Pala untuk Kesehatan
loading...
loading...