Tidak Selalu di Rumah Kumbung, Budidaya Jamur Merang Bisa di Dapur

Pertanianku — Selama ini budidaya jamur merang terkenal harus dilakukan di ruang khusus atau bangunan khusus yang disebut dengan rumah kumbung. Namun, sebenarnya, budidaya jamur merang bisa dilakukan di dapur rumah Anda. Kegiatan ini bisa menjadi pilihan untuk mengisi waktu luang ibu rumah tangga atau mereka yang tertarik belajar budidaya jamur merang. Berikut ini langkah-langkah budidaya jamur merang yang harus Anda ikuti.

budidaya jamur merang
foto: pertanianku

Siapkan kotak jamur

Siapkan kotak yang terbuat dari kayu reng atau bambu dengan ukuran lebar 2,5 cm. Ukuran kotak yang ideal adalah panjang 60 cm, lebar 30 cm, dan tinggi 40 cm. Semua sisi kotak dibiarkan terbuka atau tidak menggunakan dinding.

Media tumbuh

Anda bisa memanfaatkan jerami kering yang baru dipanen atau bahan lain seperti daun pisang atau eceng gondok yang sudah dikeringkan. Berikut ini langkah persiapan media tumbuh jamur.

  • Ikat jerami kering dalam satu bundel dengan tali rafia, pelepah pisang, atau bahan lain. Diameter ikatan harus sama, yaitu 8 cm. Ikatan tersebut harus kuat dan berada pada 1:2 bagian jerami.
  • Ratakan kedua ujung ikatan dengan parang hingga panjangnya seragam, yakni 30 cm.
  • Rendam ikatan jerami dalam air bersih selama 2—3 jam hingga seluruh bagian basah, pastikan air tersebut tidak mengandung kaporit.
  • Peras jerami dan jerami sudah siap digunakan.
  • Susun jerami di dalam kerangka kotak yang sudah dibuat.

Penanaman bibit

Letakkan bibit jamur pada setiap lapisan. Masukkan bibit tersebut ke ikatan jerami. Bibit yang ditanam kira-kira berukuran ibu jari. Untuk satu kotak, dibutuhkan satu botol bibit berukuran 500 gram. Setiap kotak terdiri atas 4—5 lapisan ikatan jerami.

Pemeliharaan

  • Kotak yang sudah ditanami bibit jamur harus diselubungi dengan lembaran plastik untuk menjaga kelembapannya. Penyelubungan dilakukan selama lima hari dan kotak diletakkan di dalam ruangan yang tidak terkena cahaya matahari langsung.
  • Buka selubung setelah lima hari dan perhatikan kelembapan media. Bila media sudah kering, semprotkan media dengan air yang mengandung NPK 15-15-15 sebanyak 2—3 sendok untuk 20 liter air. Gunakan sprayer, penyemprotan jangan sampai terlalu b
  • Tutup kembali media dan biarkan selama 4—5 hari. Setelah itu, primordial mulai tampak tumbuh di segala sisi. Pada saat ini media jangan disiram, cukup selubung plastik dibuka sesekali untuk memberikan udara segar, tetapi harus ditutup kembali. Bila media terasa panas, semprotkan air pada bagian luar selubung plastik.
Baca Juga:  Asparagus densiflorus, Tanaman Hias Ekor Tupai yang Banyak Digemari

Panen

Jamur sudah bisa dipanen setelah sepuluh hari penanaman. Pemetikan harus dilakukan secara hati-hati, jangan sampai mengganggu tubuh buah jamur yang masih muda karena bisa merusak dan menggagalkan perkembangan selanjutnya. Satu periode panen biasanya berlangsung selama 5—7 hari.