Tiga Kunci Sukses Meraih Untung Bertanam Cabai di Musim Hujan

Pertanianku — Pada musim hujan harga cabai masih sering fluktuatif karena jumlah pasokan yang terbatas akibat hasil panen lebih rendah daripada biasanya. Bertanam cabai di musim hujan memang masih menjadi momok bagi petani, pasalnya cabai sangat mudah terkena serangan hama dan penyakit sehingga petani harus bekerja lebih ekstra untuk merawatnya.

cabai di musim hujan
foto: Pertanianku

Namun, bukan berarti bertanam cabai di musim hujan adalah hal yang mustahil. Anda tetap bisa bertanam cabai dan mendapatkan keuntungan dari kegiatan tersebut asalkan dilakukan dengan cara yang benar. Berikut ini tiga kunci sukses yang dapat memberikan Anda keuntungan bertanam cabai di musim hujan.

Persiapan tanam

Persiapan tanam harus dilakukan sedini mungkin sebelum musim hujan turun. Persiapan persemaian sudah dilakukan sejak akhir musim kemarau. Hal ini karena saat musim hujan akan susah mencari tanah kering. Tanah kering yang sudah dikumpulkan harus diayak agar butiran tanahnya seragam.

Media semai yang akan digunakan harus disterilkan terlebih dahulu dengan cara menyangrai media tanah selama 15 menit. Jangan pilih lokasi yang bekas digunakan menanam tomat, kentang, dan terung. Penanaman sebaiknya dilakukan di areal terbuka yang tidak ternaungi oleh pohon besar.

Pilih varietas

Gunakan varietas cabai yang tahan penyakit untuk memudahkan Anda bertanam cabai di musim hujan. Varietas cabai hibrida sudah menjadi kewajiban jika Anda tidak ingin repot di tengah jalan karena tanaman terserang penyakit.

Usir pengganggu

Pada musim hujan, serangan penyakit dan hama akan meningkat. Penyakit yang sering menyerang adalah layu fusarium dan layu bakteri. Intensitas serangan penyakit meningkat dua kali lebih tinggi daripada biasanya karena tingkat kelembapan di area kebun terlalu tinggi.

Baca Juga:  Kiat Sukses Menanam Porang agar Tumbuh Optimal

Untuk menyiasati tingkat kelembapan yang tinggi, petani bisa menutupi bedengan dengan plastik bening transparan, kain strimin, atau digabung keduanya. Petani juga dapat membuat konstruksi tudung agar lebih mudah menutup dan membuka plastik pelindung. Penggunaan plastik mampu meminimalisir serangan penyakit sehingga petani bisa lebih mengurangi biaya pestisida.

Kepadatan tanaman juga harus diperhitungkan karena dapat memengaruhi tingkat kelembapan. Pola tanam yang sebaiknya digunakan adalah zig zag atau segitiga. Tanaman harus dirawat secara intensif agar bisa mendapatkan hasil lebih maksimal.