Tips Aman Untuk Menyimpan Pakan


Pertanianku  Peternak yang membuat pakan sendiri memerlukan tempat penyimpanan bahan pakan dan pakan jadi. Tujuan penyimpanan yakni untuk menyediakan stok bahan pakan yang diperlukan untuk memproduksi pakan. Bahan pakan ini harus tersedia setiap saat. Adapun penyimpanan pakan jadi diperlukan untuk menyimpan secara sementara sebelum diberikan ke ternak itik.

Tips Aman Untuk Menyimpan Pangan

Penyimpanan bahan pakan dan pakan jadi yang baik tidak akan menurunkan kualitas bahan pakan. Demikian juga sebaliknya, penyimpanan yang tidak baik akan banyak menimbulkan masalah baik dari kualitas bahan pakan maupun kerugian yang diderita peternak. Selama penyimpanan, ada kemungkinan terjadi penurunan kualitas bahan pakan atau pakan jadi akibat kerusakan kimia, biologis, dan fisik.  Berikut adalah beberapa cara menyimpan pakan dan bahan pakan yang aman:

 

  1. Kadar air bahan pakan sebaiknya kurang dari 13%.
  2. Bahan pakan dikemas menggunakan karung. Pada karung ditulis jenis bahan pakan, tanggal pembelian, dan nama penyuplai.
  3. Bahan pakan disimpan di gudang menggunakan alas palet dan lokasi yang sama untuk setiap bahan pakan. Misalnya, bungkil kedelai disimpan di tumpukan A, jagung di pada tumpukan B, dan seterusnya.
  4. Bahan pakan disusun seperti tumpukan bata dengan jenis dan tanggal pembelian yang sama.
  5. Jarak palet ke dinding sebaiknya 30 cm.
  6. Bahan pakan atau pakan yang pertama datang harus digunakan terlebih dulu.
  7. Memeriksa secara periodik ada atau tidaknya karung yang rusak.
  8. Memeriksa secara periodik tanda-tanda serangan kutu. Jika sudah terserang kutu, lakukan fumigasi.
  9. Memeriksa secara periodik tanda-tanda serangan jamur, terutama pada pakan yang sudah disimpan selama satu bulan. Jika sudah ada, segera lakukan fumigasi.
  10. Memeriksa ada atau tidaknya tikus di dalam gudang.
  11. Memeriksa dan memastikan kondisi palet tidak rusak, lembap, atau basah.
Baca Juga:  7 Aspek Ini Wajib Diperhatikan dalam Usaha Ternak Kambing

Sumber: Buku Pakan Itik Pedaging dan Petelur

 

loading...
loading...