Tips Budidaya Ikan Sumatera


Pertanianku – Ikan sumatera dikenal dengan nama tiger barb ini secara alami menyebar di Semenanjung Malaya, Sumatera, dan Kalimantan. Ikan sumatera juga ditemui di rawa-rawa. Hal ini mengindikasikan bahwa ikan ini memiliki toleransi yang cukup tinggi terhadap perubahan kualitas air bahkan rata-rata lama hidup ikan sumatra adalah sekitar 6 tahun.

Tips Budidaya Ikan Sumatra

Ciri ikan ini adalah badannya memanjang pipih ke samping. Tubuhnya berwarna kuning keperakan terdapat empat buah garis berwarna hitam secara vertikal yang terdapat pada di kepala, badan, dan pangkal ekor.

Ikan ini cukup rakus, segala jenis pakan alami atau pakan buatan tak pernah ditolaknya, hal inilah yang membuat ikan ini tergolong mudah untuk dipelihara dan dikembangbiakan, berikut adalah yang perlu diperhatikan apabila Anda ingin membudidayakannya.

  1. Persiapansarana pemijahan

Ikan dewasa panjangnya bisa mencapai 6 cm dapat dipijahkan secara massal atau berpasangan pada tempat yang tidak terlalu luas. Tempat pemijahan berupa bak semen atau akuarium dilengkapi dengan substrat atau tanaman air sebagai tempat menempelkan telur.

Toleransinya terhadap suhu , yaitu sekitar 20 – 60⁰ C, pH netral sampai basa. Suhu optimal untuk pemijahannya 25⁰ C, tinggi air ± 30 cm, untuk mencegah jamur pada telur nanti sebaiknya air pada bak pemijahan diberikan obat anti jamur dengan konsentrasi rendah.

  1. Pemilihan induk

Umur calon induk sebaiknya tidak kurang dari 6 bulan. Induk betina bila telah matang kelamin perutnya membulat serta lembek jika diraba dan memiliki warna tubuhnya yang biasa saja. Sedangkan ikan jantan justru sebaliknya, memiliki tubuh yang lebih ramping dan warna yang mencolok.

  1. Pemijahan induk

Substrat yang telah dicuci bersih dimasukan kedalam bak pemijahan. Induk hasil seleksi dilepaskan sore hari dengan perbandingan jantan dan betina 1 : 1. Pemijahan mulai terjadi malam atau pagi hari sebelum jam 10.

Baca Juga:  Tips Mudah Budidaya Tomat Organik

Substrat sebagai tempat menempel telur harus dikontrol untuk mengetahui ikan sudah bertelur atau belum. Hal ini sangat penting karena telur sangat kecil dan berwarna bening ,selesai pemijahan induk segera ditangkap dan dipindahkan ke tempat lain, sedangkan telur yang menempel pada tanaman air tetap dibiarkan pada bak pemijahan sampai menetas. Telur akan menetas dalam waktu 2 hari. Paling lambat 3 hari.

  1. Pemeliharaan larva

Pada minggu pertama larva diberi infusoria, rotifera atau kutu air saring, memasuki minggu ketiga pakan sudah dapat ditambah dengan pakan buatan. Pakan tambahan berupa tepung pelet halus atau cacing sutera dapat diberikan sampai akhir pemeliharaan untuk mempercepat pertumbuhan ikan. Saat usianya sudah 2 bulan ikan sumatera sudah bisa dipasarkan.

loading...
loading...