Tips dalam Pemupukan Gaharu

Pertanianku – Pemupukan dilakukan untuk memberikan tambahan nutrisi bagi tanaman. Tujuannya agar tanaman dapat tumbuh dengan lebih baik. Pupuk yang diberikan berupa pupuk organik dan pupuk anorganik (pupuk buatan) dengan dosis sesuai umur tanaman. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pemupukan sebagai berikut.

Pemupukan Gaharu

  1. Umur tanaman

Tanaman yang masih kecil membutuhkan sedikit tambahan nutrisi yang dapat diperoleh dari pemupukan. Semakin besar tanaman, jumlah pupuk yang diberikan semakin banyak. Pupuk tersebut dibutuhkan tanaman untuk prosesproses pertumbuhan, baik fase vegetatif (pembentukan daun) maupun fase generatif (pembentukan bunga dan buah).

  1. Kondisi tanaman

Kondisi tanaman yang kurus dan tidaksehat memerlukan tambahan jumlah pupuk sedikit lebih banyak dari dosis yang biasa diberikan. Hal ini karena tanaman tersebut memerlukan nutrisi ekstra untuk memulihkan kesehatannya. Tanaman gaharu umur tiga bulan setelah tanam. Semakin bertambah umur tanaman, nutrisi yang dibutuhkan semakin banyak

  1. Jenis pupuk

Jenis pupuk yang dibutuhkan biasanya tergantung dari fase pertumbuhan tanaman. Fase pertumbuhan vegetatif tanaman lebih banyak membutuhkan pupuk organik dengan tambahan pupuk anorganik yang mengandung lebih banyak nitrogen. Adapun fase pertumbuhan generatif tanaman semakin sedikit membutuhkan pupuk organik dan membutuhkan lebih banyak pupuk anorganik yang mengandung fosfat dan kalium.

  1. Dosis pupuk

Dosis pupuk diberikan sesuai dengan umur tanaman. Semakin besar tanaman, dosis pemupukan semakin ditingkatkan.

  1. Cara pemupukan

Cara pemupukan akan mempengaruhi cepat atau lambatnya penyerapan akar terhadap pupuk. Pemupukan dilakukan dengan berpatokan pada tajuk tanaman karena penyebaran perakaran sejauh lebarnya tajuk tanaman. Dengan demikian, pemupukan yang dilakukan jauh di luar lingkar tajuk kemungkinan tidak dapat terserap oleh akar tanaman. Pemberian pupuk tanaman yang dimasukkan ke dalam tanah akan lebih banyak terserap akar dibandingkan pupuk yang diletakkan begitu saja di atas tanah.

Baca Juga:  Varietas Unggul Baru Cengkih Siantan Agribun Asal Anambas

Penyebabnya adalah kandungan unsur hara pupuk dapat berkurang akibat penguapan. Sebelum pemupukan rutin sesuai jadwal, terlebih dahulu dilakukan pemupukan dasar dengan menggunakan kompos organik (1—2 kg/lubang). Untuk merangsang pertumbuhan akar, dapat memberikan pupuk TSP sekitar 20—25 g/lubang tanam. Pemberian dosis pupuk organik (kompos) dan atau pupuk kimia disesuaikan perkembangan umur tanaman. Adapun interval pemupukan 3—4 bulan.

Sumber: Buku Panduan Lengkap Gaharu


loading...