Tips dan Cara Perkawinan Domba


Pertanianku – Untuk mengawinkan betina-betina yang sedang birahi, dapat dilaksanakan secara individu atau kelompok. Berikut adalah tips dan cara perkawinan domba secara individu maupun di kelompok.

Perbedaan Kaming dan Domba

1.  Perkawinan secara individu

Perkawinan secara individual dilaksanakan sebagai berikut.

  • Tempatkan domba betina ke dalam kandang pejantan.
  • Upayakan agar betina dapat dikawini dua kali dengan tujuan agar jumlah sel sperma yang masuk ke dalam vagina lebih banyak.
  • Lakukan penempatan domba betina ke dalam kandang pejantan pada hari kedua saat betina itu sedang birahi.
  • Biarkan betina dan pejantan berkumpul selama tiga siklus birahi untuk meyakinkan hasil perkawinan.

2. Perkawinan secara kelompok

Semua betina yang dikawinkan dimasukkan dalam satu kandang yang cukup luas, dengan kapasitas 1—1,5 m2 per ekor. Dalam kapasitas ini, setiap kandang bisa diisi 10 ekor betina dan seekor pejantan selama dua bulan dengan harapan semua betina dapat dikawini. Untuk domba yang digembalakan, setiap 20 ekor betina diberi seekor pejantan.

Untuk mengetahui domba-domba betina dalam kelompok tersebut telah dikawini oleh pejantan atau belum, perlu ada petunjuk dengan suatu pengamatan. Caranya adalah sebagai berikut.

  • Pejantan diberi pewarna menggunakan cat atau bahan lain yang terdiri atas campuran oker dan oli yang dioleskan di dadanya.
  • Pewarna yang digunakan dimulai dari warna yang terang, agak gelap, dan gelap. Tahapan warna terang hingga warna gelap yang biasa digunakan ialah kuning – merah – biru atau hitam.
  • Pewarna harus selalu diganti setiap 16 hari sekali dengan warna yang berbeda. Pewarnaan dada pejantan diawali dengan cat kuning untuk 16 hari pertama, 16 hari berikutnya cat merah dan 16 hari terakhir cat biru. Tahapan warna cat yang berlangsung 16 hari itu harus selalu diperbaharui dua hari sekali. Jika tidak maka cat tersebut akan habis menempel pada pantat betina, pada saat pejantan mengawini betina.
  • Dengan cara ini, betina-betina yang telah dikawini akan terkena cat pada bulu bagian pantatnya.
  • Bila betina terkena warna kuning, berarti betina tersebut dikawini pejantan paling awal sehingga akan bunting paling awal pula.
  • Jika ada betina yang terkena dua macam cat, yaitu kuning dan merah, berarti betina tersebut sudah dikawini dua kali.
  • Untuk betina yang terkena tiga macam cat, yakni kuning, merah, dan yang terakhir biru, berarti betina telah dikawini tiga kali sehingga betina itu akan bunting paling akhir dari kelompoknya.

 

Sumber: Buku Beternak Domba