Tips Distribusi dan Pemasaran Baby Fish Nila Segar

0

Pertanianku – Distribusi dan pemasaran baby fish nila beku perlu ditangani secara khusus. Meskipun sudah dibekukan, kondisi suhu selama transportasi dan pemasaran harus dijaga tetap dingin. Apalagi di Indonesia yang mempunyai iklim tropis dengan suhu harian tinggi (26—32o C) dan kelembapan tinggi (70—90%), baby fish nila beku dapat segera meleleh dan berakibat pada menurunnya mutu ikan. Sebaiknya mobil yang digunakan untuk pengangkutan dilengkapi dengan sistem pendingin sehingga suhu dingin dapat dipertahankan. Namun, apabila mobil yang dimaksud tidak tersedia maka pemasaran dapat menggunakan cool box atau kotak styrofoam yang kedap udara sehingga udara luar tidak berpengaruh pada suhu ikan di dalam cool box.

Sekilas Tentang Baby Fish

Sebelum dikemas, di bagian dasar wadah cool box atau stryrofoam diberi lapisan es, lalu baby fish nila beku dalam kemasan diatur satu per satu. Kemudian, di atasnya ditutup dengan lapisan es setebal ±10 cm. Dengan cara demikian, kondisi ikan beku dapat dipertahankan selama distribusi pemasarannya. Pada saat diterima di supermarket, baby fish nila harus segera disimpan pada suhu yang sesuai. Jika produk dipasarkan dalam kondisi dingin maka penyimpanan dilakukan dalam refrigerator bersuhu 2—4o C dan untuk produk beku disimpan pada ruang beku dengan suhu di bawah -18o C.

 

Sumber: Buku Penanganan dan Pengolahan Baby Fish Nila

 

loading...
loading...