Tips Jitu Menanam Tomat Agar Berhasil Berbuah

Pertanianku — Tomat menjadi salah satu jenis sayur yang digemari oleh banyak orang karena tingkat penggunaannya yang tinggi. Selain itu, bentuk tanamannya juga bagus digunakan sebagai tanaman hias yang multifungsi. Saat ini, banyak orang, khususnya ibu rumah tangga yang tertarik untuk menanam tomat di pekarangan rumah.

menanam tomat
foto: pertanianku

Pada dasarnya, menanam tomat tidak begitu rumit jika sudah tahu cara yang tepat. Berikut ini beberapa tips untuk Anda yang tertarik untuk menanam tomat sendiri di rumah.

Lokasi penanaman

Tanaman tomat dapat tumbuh baik di dataran rendah dan dataran tinggi seperti di pegunungan. Jenis tomat sayur dapat tumbuh subur di dataran rendah. Sementara itu, tomat apel lebih tumbuh subur di dataran tinggi. Namun, untuk tomat yang ditanam di dataran rendah sebaiknya harus tahan terhadap penyakit layu seperti VC.11, AV-33, berlian, mutiara, dan TW 375.

Kondisi tanah

Tanah yang dapat menunjang pertumbuhan tomat adalah tanah gembur, mengandung sedikit pasir, dan mengandung banyak bahan organik. Tanah yang bagus digunakan adalah tanah liat yang sedikit mengandung pasir dengan pH 5—6.

Waktu penanaman yang tepat

Waktu penanaman yang tepat untuk menanam tomat adalah dua bulan sebelum musim hujan atau pada akhir musim kemarau. Tomat yang ditanam pada awal musim hujan lebih rentan terkena serangan penyakit daun dan buahnya banyak yang pecah dan kurang berkualitas.

Untuk tomat yang ditanam di sawah atau tempat yang diairi atau digenangi, waktu tanam yang paling baik dilakukan adalah awal musim kemarau.

Biji tomat

Biji tomat yang akan digunakan harus disemai terlebih dahulu pada lahan yang sudah diberikan pupuk kandang yang sudah matang. Tanaman yang sudah berumur 1,5 bulan sudah bisa diberikan pupuk buatan berupa campuran Urea, TSP, dan KCL dengan perbandingan 2:3:1 sebanyak 12 gram tiap tanaman.

Baca Juga:  Langkah Mudah Budidaya Jamur Merang dalam Ruangan

Pemberian pupuk

Pemberian pupuk dilakukan dengan cara meletakkan di dalam alur secara melingkar keluar lebih 5 cm dari batang tanaman. Selanjutnya, alur ditutup dengan tanah. Pemberian pupuk buatan dilakukan sekali lagi setelah 2—3 minggu kemudian.

Pemangkasan

Tanaman yang sudah berumur 1,5 bulan dilakukan pemangkasan pada cabang samping hingga tersisa hanya 1—2 cabang utama tiap tanaman.

Pemeliharaan

Tomat harus dipelihara secara intensif untuk menghindari tanaman dari serangan hama dan penyakit. Gulma dan rumput liar harus dibasmi agar tidak menjadi pesaing untuk mendapatkan unsur hara di dalam tanah dan menjadi inang bagi hama dan penyakit. Jika tanaman terserang penyakit atau hama, penanganannya harus dilakukan sesuai dengan jenis penyakit atau hama yang menyerang.

Panen

Tanaman sudah bisa dipanen setelah berumur dua bulan. Buah yang telat dipanen akan jatuh ke tanah dan menjadi rusak.

 

 

 


loading...