Tips Membangun Rumah Budidaya Jamur

Pertanianku Rumah budidaya jamur atau yang biasa disebut rumah kumbung adalah salah satu syarat yang harus Anda miliki jika ingin memulai berbisnis jamur. Tetapi, jika Anda belum memiliki lahan yang mencukupi, Anda bisa memulai usaha jamur skala rumah tangga.

Rumah kumbung dapat dibangun permanen atau semipermanen. Ada beberapa tips dalam membangun rumah budidaya jamur.

Bangunan terbuat dari tembok

Loading...

Dinding bangunan usahakan terbuat dari tembok, baik tembok batu bata maupun batako, keduanya dapat digunakan. Akan tetapi, untuk skala budidaya yang lebih kecil, bangunan juga bisa dibuat dari bambu atau anyaman kulit bambu (gedeg) dan dikombinasi dengan plastik. Hal ini tentu saja lebih sederhana dan ekonomis.

Tidak harus besar

Ukuran rumah kumbung sebaiknya mengikuti skala usaha yang akan dilakukan. Jika ingin mencoba usaha dengan skala kecil menengah, rumah yang dibuat pun tidak harus berukuran besar.

Sebagai acuan, untuk budidaya 1.000 baglog jamur dibutuhkan ruangan yang memiliki ukuran panjang 4 meter, lebar 6 meter dengan tinggi 3—6 meter.

Bentuk rumah produksi

Bentuk kumbung biasanya seperti rumah pada umumnya yang berbentuk persegi panjang dengan atap segitiga, miring sebelah, atau setengah lingkaran. Rumah kumbung juga harus dilengkapi dengan pintu dan jendela.

Lantai kumbung sebaiknya dilapisi sekam padi atau diplester semen agar kelembapan udara tetap stabil.

Cara membangun

Tahapan membangun rumah kumbung pun hampir sama seperti membangun rumah hunian atau rumah untuk beternak pada umumnya. Lahan harus terbebas dari sengketa. Siapkan bahan yang diperlukan, kemudian buat sketsa.

Dirikan rumah dan setelah selesai baru pasang rak-rak dari bambu sebagai tempat baglog yang merupakan media budidaya. Jarak antarbaris di setiap rak idealnya 80—90 cm dan memiliki maksimal 20 baglog setiap raknya.

Baca Juga:  Unik, Limbah Pisang Jadi Media Tanam

Tidak harus membangun

Jika tidak ingin membangun kumbung, Anda bisa memanfaatkan bagian dalam rumah seperti kamar atau ruangan lain sebagai lokasi budidaya jamur. Cara ini lebih hemat. Namun perlu diingat, apabila produksi jamur sudah meningkat pastikan Anda memindahnya segera agar pertumbuhan jamur tersebut lebih optimal.

Loading...
Loading...