Tips Membeli Bakalan Domba yang Bagus

PertaniankuBakalan domba yang berkualitas menjadi langkah pertama yang harus dipilih dengan hati-hati. Bakalan berkualitas memiliki pertumbuhan bobot badan yang tinggi dalam kurun waktu yang lebih cepat daripada domba biasanya. Oleh karena itu, Anda tidak boleh sembarangan membeli bakalan domba. Anda perlu melakukan proses seleksi agar bakalan yang didapatkan berkualitas dan bagus.

bakalan domba
foto: Pertanianku

Sebaiknya, pilih domba yang agak kurus, tetapi kondisinya sehat. Domba yang agak kurus biasanya dijual dengan harga yang lebih murah dan memiliki pertumbuhan kompensasi sehingga penggunaan konversi pakannya menjadi lebih rendah. Artinya, biaya produksi jadi lebih murah karena biaya pakan tidak begitu mahal dan keuntungan yang didapatkan lebih tinggi.

Saat ingin membeli bakalan domba, Anda perlu memerhatikan ciri-ciri fisik dari domba itu terlebih dahulu, simak ulasannya di bawah ini.

Badan

Bentuk badan bakalan yang bagus adalah panjang dan besar. Bagian punggung rata, lurus, dan lebar. Bagian dada dalam dan lebar, bentuk perut normal tidak terlihat buncit, tulang iga terlihat lebar, bagian depan hingga belakang terlihat rata, bentuk badan tidak runcing, serta berat badan sekitar 15—25 kg. Pada bagian pantat jika dilihat dari bagian belakang akan terlihat lebar dan tidak meruncing.

Bulu

Pilihlah bulu yang halus, tidak kasar, dan tidak gembel. Warna bulu putih polos juga bisa menjadi indikasi bakalan domba berkualitas.

Kaki

Bakalan yang bagus memiliki kaki kokoh, lurus, dan kuat. Pada bagian kaki juga terlihat tonjolan tulang besar pada kaki. Pilihlah bakalan yang memiliki kaki kuat dan nomal, tidak berbentuk “X” atau “O”. Jika berjalan, kaki domba terlihat bagus.

Kepala

Bagian kepala bakalan yang berkualitas tidak terlalu panjang. Jika dilihat dari depan, bagian kepala terlihat besar dan lebar. Domba yang sehat memiliki mulut besar dan lebar, moncong tidak runcing, bertanduk sedang, daun telinga panjang, serta mata tidak rabun atau buta.

Baca Juga:  Kenali Faktor Penghambat Usaha Ternak Sapi Potong

Untuk mengetahui kebutaan ternak, Anda bisa mengetahuinya dengan cara mendekatkan jari pada mata. Jika domba berkedip, berarti domba tidak buta atau rabun.

Gigi

Pilihlah bakalan yang memiliki jumlah gigi lengkap pada bagian rahang atas dan rahang bawah. Tujuannya adalah agar ternak dapat memamah (mengunyah pakan) dengan baik sehingga proses makan ternak tidak terganggu.