Tips Membeli Durian di Pinggir Jalan

Pertanianku – Di Jakarta Anda dapat menemukan penjual durian yang menjajakan buahnya di sepanjang Jalan Raya Kalibata di seberang makam pahlawan, sedangkan di Bogor dapat dijumpai di Jalan Sukasari III. Hampir sepanjang tahun buah tersedia di tempat-tempat ini, tetapi jangan kaget kalau sebenarnya buah-buah ini berasal dari tempat jauh, bahkan menyeberang dari Lampung, Bengkulu, dan Sumatera Selatan. Konon, durian-durian ini diborong dan dipanen dari pohonnya saat menjelang tua (sebelum jatuh) agar tidak cepat membusuk selama pengangkutan.

Tips Membeli Durian di Pinggir Jalan

Harga beli yang murah di daerah asalnya dan harga jual yang mahal di daerah penjualannya (Jabodetabek) membuat usaha ini survive dan berkembang setiap tahun. Masalahnya adalah mutu buah sangat beragam dan tidak ada jaminan mendapatkan durian yang berkualitas tinggi dan masak pohon. Bahkan, pedagang sering kali melakukan pengelabuan dengan memasang tulisan nama varietas yang dijual seperti Bangkok, Monthong, Medan, atau Petruk. Kenyataannya itu hanya taktik dagang agar duriannya laku, padahal durian yang dijualnya bisa jadi tidak mempunyai nama varietas tertentu. Bagaimanapun juga harganya relatif terjangkau bagi orang awam yang sudah ‘kangen’ ingin sekadar mencicipi durian manis tanpa memperhatikan mutunya.

Loading...

Berikut adalah sedikit tips untuk Anda yang sering jajan durian di pinggir jalan:

  1. Pilih buah yang bentuknya bulat karena edible portion-nya lebih tinggi daripada buah yang berbentuk lonjong
  2. Bentuk bulat berarti ke-5 juringnya terisi sempurna. Bila buah bengkok berarti daging buahnya kosong(kulit saja) karena peneyrbukan yang tidak sempurna
  3. Bagian ujung buah tidak merekah. Karena bila telah merekah akan ‘masuk angin’ dan dagingnya akan berasa hambar.
  4. Ujung tangkai buah telah lepas secara alami (permukaannya kasar) bukan yang dipotong rata oleh pisau.
Baca Juga:  Fakta Menarik Buah Jeruk Bali, Efektif Menurunkan Kadar Lemak
Loading...
Loading...