Tips Membenihkan Ikan Zebra


Pertanianku – Ikan zebra danio adalah ikan hias yang berasal dari Myanmar, India, dan Sri Lanka. Ikan ini rata-rata memiliki ukuran 5 cm. Oleh karena itu, sangat gesit jika di dalam akuarium. kutu air menjadi pakan utama zebra danio.

Tips Membenihkan Ikan Zebra

Untuk membenihkan ikan zebra yang harus dilakukan adalah pemilihan indukan jantan dan betina. Indukan jantan yang dipilih memiliki bentuk badan lebih kuning dan bersirip panjang. Kita harus memilih induk yang sehat dan bagus agar keturunannya pun bagus. Sementara indukan betina berwarna kusam dan badannya lebih besar daripada jantan . Jika matang gonad,  perut betina terlihat buncit.

Setelah dipilih dan disesuaikan berdasarkan strain, pisahkan jantan dan betina di wadah tersendiri. Setelah indukan betina berisi telur, dapat dicampur dengan indukan jantan. Perbandingan jantan dan betina adalah 2:1 dalam satu wadah.

Isilah wadah dengan ketinggian air minimal 10 cm. Berikan sekat berupa tanaman air (hydrilla) yang rimbun agar telurnya tidak tampak sehingga tidak dimakan ikan lain. Setelah telur keluar, pindahkan indukan ke wadah lain, dan biarkan telur menetas dalam waktu 24 jam. Nantinya larva akan mulai berenang setelah dua hari menetas.

Saat sudah menjadi larva yang harus dilakukan adalah mengganti air setiap tiga hari sekali hingga larva berumur 7 hari. Pergantian air harus dilakukan dengan hati-hati atau diganti separuh atau sepertiganya saja. Air sebaiknya jangan diganti semua karena dikuatirkan ikan akan stres.

Pakan larva dapat berupa artemia, rotifera, atau infusoria. Kutu air dapat diberikan sesudah larva berumur 3–4 hari. Untuk ikan yang sudah dewasa, pakannya berupa cacing sutera atau cacing darah. Jika ikan zebra sudah berukuran 2,2 cm sudah mulai dapat dijual. Ukuran tersebut diperoleh setelah pemeliharaan sekitar 2,5 bulan.

Baca Juga:  Peran Penting Budidaya Tanaman Hias untuk Lingkungan