Tips Memberi Pakan pada Sapi Perah

Pertanianku — Sama seperti sapi pedaging, sapi perah juga membutuhkan nutrisi yang cukup agar produktivitasnya tetap tinggi. Untuk memenuhi hal ini, sebaiknya peternak memberikan beberapa jenis pakan. Pemberian pakan sapi perah ini sangat berpengaruh pada kelangsungan produktivitas sapi.

pakan sapi perah
Foto: freepik

Sapi perah dapat menghasilkan 1 kilogram susu dengan mengonsumsi kurang lebih 4—5 kilogram air. Banyaknya kebutuhan air yang dibutuhkan oleh sapi perah ini membuat para peternak harus menyediakan air dalam jumlah tidak terbatas.

Air minum bagi sapi perah sebaiknya ditempatkan dalam wadah tersendiri. Wadah ini juga harus selalu dijaga kebersihannya agar tidak memengaruhi kesehatan sapi. Sapi yang sakit harus diobati dengan berbagai cara, salah satunya adalah pemberian antibiotik.

Loading...

Pemerahan susu tidak boleh dilakukan bila sapi dalam masa konsumsi antibiotik. Susu sangat rawan terkontaminasi oleh antibiotik tersebut yang mengakibatkan komposisi susu menjadi tidak sesuai standar lagi.

Tidak hanya pemberian minum yang tak terbatas, jenis pakan yang diberikan bagi sapi perah pun harus memenuhi kebutuhan nutrisinya. Pakan ini harus mengandung karbohidrat, protein, lemak, serta vitamin dan mineral.

Ada tiga jenis pakan yang dapat diberikan bagi sapi perah. Pakan ini hampir sama seperti pakan yang diberikan untuk sapi pedaging. Sapi masa laktasi membutuhkan 25 persen pakan lebih banyak daripada sapi perah biasa. Begitu juga dengan kebutuhan minumnya.

Pertama adalah jenis pakan hijauan. Pakan jenis ini meliputi berbagai rumput-rumputan, leguminosa, jerami padi, daun kacang tanah, jerami jagung, dan pucuk tebu. Pakan hijauan menyediakan serat yang dibutuhkan oleh sapi perah.

Kebutuhan sapi perah akan pakan hijauan berkisar 30—50 kilogram per hari. Jumlah ini setara dengan 10 persen bobot sapi tersebut sehingga dapat disesuaikan kembali oleh peternak untuk memberikan asupan pakan hijauan sesuai kebutuhan sapi.

Baca Juga:  Langkah Mudah Memilih Telur Tetas yang Baik

Pakan hijauan sebaiknya diberikan di siang hari. Bagi sapi yang sedang dalam masa laktasi, pakan hijauan biasa diberikan setelah pemerahan.

Jenis pakan yang kedua adalah pakan konsentrat. Pakan ini merupakan penguat bagi pakan utama sapi, yakni hijauan. Bentuk konsentrat dapat berupa biji-bijian, umbu-umbian, ataupun limbah olahan, yaitu ampas tahu dan bungkil kedelai.

Pemberian pakan konsentrat ini dilakukan sebanyak 1—2 persen dari bobot sapi. Pemberian ini juga sebaiknya dilakukan pada pagi hari sebelum pemerahan ataupun di waktu sore hari.

Terakhir adalah pakan tambahan yang tidak kalah penting dibutuhkan oleh sapi perah. Pakan ini berupa vitamin, mineral, hormon, dan antibiotik. Pakan tambahan diproduksi oleh pabrik sehingga pemberian dan dosisnya harus sesuai dengan anjuran pada masing-masing pakan tersebut.

 

Loading...
Loading...