Tips Memelihara Burung Murai di Luar Rumah

Pertanianku — Burung murai sering dipelihara di luar rumah, baik oleh para hobiis maupun penangkar. Biasanya, orang perkotaan memanfaatkan lantai dua rumahnya di bagian depan atau belakang untuk dijadikan lokasi kandang penangkaran. Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan saat ingin memelihara burung murai di luar rumah karena burung ini membutuhkan ketenangan. Berikut ini beberapa faktor yang memengaruhi kondisi burung murai.

memelihara burung murai
foto: pixabay

Hawa udara

Burung murai menyukai hawa udara yang sejuk, meskipun hawa tidak menjadi keharusan dalam budidaya. Namun, berdasarkan pengamatan, murai unggulan yang dikonteskan umumnya berasal dari daerah berhawa sejuk, seperti Jawa Barat (Bandung, Garut, Tasikmalaya, Sukabumi, dan Bogor), Wonosobo, Sleman, Yogyakarta, Magelang, dan Malang. Hawa sejuk dapat membuat anakan yang dihasilkan terbilang baik.

Anda tetap bisa memelihara murai batu di daerah pesisir atau pinggiran pantai. Kawasan ini tetap baik untuk murai karena hawa sejuk tetap bisa diciptakan di daerah tersebut. Caranya, di dalam kandang penangkaran direkayasa atau disiasati dengan membuat kolam kecil atau membuat air mancur, dan menanam rerumputan di sekitar kandang.

Selain itu, hawa sejuk juga bisa diciptakan dengan penempatan tanaman berdaun lebar dan pepohonan yang ditanam dalam pot. Kedua hal itu bisa membuat suhu udara di sekitar kandang penangkaran menjadi sejuk.

Mudah mendapatkan pakan segar

Burung murai perlu diberikan pakan segar dan hidup untuk membuat burung terus bergairah dan berproduksi saat ditangkarkan. Pakan segar yang disukai murai adalah kroto, jangkrik, belalang, keong sawah, ikan air tawar, dan lain-lain.

Dekat sumber air

Di alam bebas, murai batu menyukai sumber air sebagai tempat untuk mandi dan bercengkerama dengan pasangannya, terutama saat musim kawin. Sumber air selalu memberi kesejukan dan kelembapan di area sekitarnya. Kesejukan dan kelembapan yang ada sangat membantu dalam proses reproduksi saat musim kemarau.

Tidak banyak nyamuk

Nyamuk menjadi salah satu persoalan yang perlu diperhitungkan keberadaannya. Lokasi atau tempat yang banyak nyamuknya bisa mengganggu kenyamanan dan ketenangan murai karena tidak bisa tidur nyenyak. Selain itu, nyamuk juga bisa menyebabkan luka pada kaki burung.