Tips Memelihara Pullet Ayam Ras Petelur Saat Musim Hujan

Pertanianku — Kondisi lingkungan memiliki andil dalam pertumbuhan pullet karena akan memengaruhi kondisi kesehatan pullet. Salah satu faktor lingkungan yang memengaruhi kesehatan pullet adalah musim. Setiap musim akan memiliki kondisi yang berbeda-beda, dan para peternak harus bisa menyesuaikannya agar kesehatan ayam ternak dapat terjaga. Selama masa musim hujan, pullet ayam ras petelur akan diberikan perlakuan yang berbeda dengan musim panas atau musim pancaroba.

pullet ayam ras petelur
foto: pixabay

Pada musim hujan, curah hujan yang tinggi akan menyebabkan suhu menjadi lebih rendah dan kelembapan menjadi lebih tinggi. Faktor tersebut akan sangat memengaruhi air minum, pakan, kandang, dan bibit penyakit pada pullet ayam ras petelur. Simak ulasan lebih jelas di bawah ini.

Air minum

Loading...

Tingginya curah hujan akan menyebabkan penambahan volume air tanah sehingga bisa memicu permasalahan baru, yaitu penurunan kualitas air tanah dan keterbatasan daya serap tanah terhadap air. Kualitas air tanah yang menurun dapat menyebabkan endapan pada saluran air, endapan tersebut dapat menjadi sumber penyakit. Sementara, keterbatasan daya serap tanah dapat menyebabkan genangan air serta pencemaran air tanah oleh bakteri pathogen.

Pakan

Pakan merupakan bahan yang mudah lembap dan pakan yang lembap menjadi celah untuk berkembangnya mikroorganisme seperti jamur. Saat musim hujan, kelembapan akan meningkat tajam hingga 80 persen. Tingkat kelembapan tersebut sangat mendukung perkembangan jamur terutama di pakan. Pakan yang tercemar jamur berisiko tercemar mitoksin, zat beracun yang dihasilkan dari jamur. Mitoksin dapat menyebabkan penurunan daya tahan tubuh ayam.

Kandang

Pada kandang postal, litter di dalam kandang lebih mudah lembap dan menggumpal. Litter yang menggumpal harus segera dibuang karena merupakan tempat berkumpulnya amoniak. Pada kandang panggung, jarak antara kandang dan saluran air harus diperhatikan. Jangan sampai kandang terkena genangan saluran air yang mengandung feses. Pada kandang terbuka, ayam yang dipelihara akan terkena langsung efek musim hujan. Efek tersebut akan menyebabkan daya tahan tubuh menurun.

Baca Juga:  Cara Menyiapkan Induk Buatan di Kandang Ayam

Bibit penyakit

Penularan bibit penyakit melalui air minum akan meningkat tajam selama musim hujan. Peningkatan populasi serangga pada musim hujan harus Anda waspadai karena serangga bisa menjadi agen penyakit dari feses.

Setiap musim memiliki penanganan yang berbeda-beda dan Anda bisa membaca lebih jelas lagi dalam buku Bisnis Pembesaran Pullet Ayam Ras Siap Bertelur yang diterbitkan oleh Penebar Swadaya.

Loading...
Loading...