Tips Memilih Bibit Pohon Buah yang Bagus

Pertaninaku — Bibit merupakan modal utama dalam menanam semua jenis pohon, baik itu pohon buah, sayuran, hutan, hingga pohon hias. Oleh karena itu, saat memilih bibit pohon buah, Anda harus benar-benar jeli agar mendapatkan bibit yang bagus dan berkualitas.

bibit pohon buah
foto: pertanianku

Sebenarnya, membeli bibit yang bagus bisa dengan mudah dilakukan di toko pertanian yang tepercaya. Biasanya, mereka mempekerjakan karyawan yang memang sudah andal dalam masalah bibit pohon. Selain itu, akan lebih bagus jika tempat penjualan bibit tersebut sudah terdaftar dalam Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura.  Bibit yang dijual oleh toko tersebut merupakan bibit bersertifikat yang terjamin.

Salah satu toko pertanian tepercaya adalah Toko Trubus yang telah memiliki cabang di hampir seluruh Indonesia. Toko Trubus menjual beragam bibit pohon buah dan sarana produksi pertanian, seperti media tanam, pupuk, pestisida, dan perlengkapan berkebun lainnya. Di Toko Trubus, Anda juga bisa berkonsultasi mengenai produk yang akan Anda beli agar cocok ditanam di rumah Anda. Segera hubungi WhatsApp admin Toko Trubus untuk informasi lebih lanjut.

Agar tanaman cepat berbuah, Anda membutuhkan bibit vegetatif. Untuk membedakan antara bibit vegetatif dan bibit generatif cukup mudah karena bibit vegetatif memiliki ciri khas tersendiri.

Bibit vegetatif yang biasanya dijumpai di toko-toko adalah cangkok, sambung, okulasi, dan susuan. Bibit cangkok sangat mudah dikenali dari bentuk tajuk tanaman.

Jika tanaman memiliki percabangan yang banyak dan sosok penampilannya lebih pendek dibandingkan dengan bibit yang berumur sama dan dalam kondisi yang sama, bisa dipastikan bibit tersebut merupakan hasil cangkokan.

Bibit okulasi bisa diketahui dari adanya bekas tempelan di bagian batang. Hal tersebut juga terjadi pada bibit sambungan yang memiliki bekas sambungan.

Baca Juga:  Trik Jitu Pemasaran Buah Rambutan

Bibit susuan bisa dikenali dengan adanya dua luka bekas pemotongan batang, yaitu pematangan batang atas dan batang bawah. Bekas sambungan tersebut dapat terlihat dengan jelas, karena terdapat persinggungan antara dua batang yang saling berlawanan arah.

Saat memilih bibit vegetatif, sebaiknya pilih bibit yang memiliki tampilan fisik dengan bentuk tajuk yang sesuai dengan bentuk yang diinginkan. Anda juga harus memerhatikan pertumbuhan bagian batang, cabang, dan daun.

Pilihlah bibit yang memiliki bentuk cabang dan batang yang baik, terlihat mulus, kokoh, dan tingginya sesuai dengan umur bibit. Sebaiknya, hindarkan sosok tanaman yang terlalu pendek atau terlalu tinggi.

Pilih tanaman yang memiliki batang pokok berbentuk lurus dan tumbuh tegak. Perhatikan bagian percabangan, pastikan cabang tumbuh merata ke segala arah. Pilih bibit yang berdaun rimbun dan segar.

Bibit yang baik bisa dilihat langsung dari tampilan fisiknya, yaitu kulit batangnya mulus dan kondisinya sehat. Jika bibit berasal dari sambung atau okulasi, pilihlah bibit yang memiliki bekas sambungan atau tempelan yang tidak terbuka.

Perhatikan bagian daunnya, jika daun memiliki bercak atau berlubang, kemungkinan besar daun bibit sudah terserang hama, bakteri, cendawan, atau penyakit.

 

 


loading...