Tips Memilih Bibit Sengon yang Pas

Pertanianku— Sengon merupakan tanaman penghasil kayu yang dapat tumbuh mencapai 39 m dengan diameter lebih dari 60 cm. Sengon yang sudah tua bisa memiliki diameter batang lebih dari 1 m. Tingginya permintaan kayu sengon menjadikan budidaya sengon menjadi salah satu usaha yang cukup menjanjikan. Langkah pertama yang perlu Anda perhatikan saat ingin memulai usaha budidaya adalah memilih bibit sengon yang baik.

bibit sengon
foto: pertanianku

Bibit sengon menjadi modal awal untuk tanaman tumbuh dengan baik. Itu sebabnya pemilihan bibit tidak boleh dilakukan sembarangan. Maraknya penjual bibit tak menjamin banyak bibit yang berkualitas.

Seiring dengan kemajuan teknologi dan kebutuhan, permintaan bibit sengon ataupun jabon sangat tinggi. Saat ini, di pasaran, banyak tersedia bibit yang berasal dari hasil perbanyakan dengan kultur jaringan.

Saat Anda membeli bibit sengon, sebaiknya pilih bibit yang sudah berkayu, tidak ada tanda-tanda diserang hama, tinggi minimum 30 cm, dan sosoknya proporsional dengan diameter batangnya. Selain itu, pilihlah bibit dengan daun muda yang baru berkembang karena kondisi tersebut merupakan pertanda pucuk daun dalam kondisi dorman.

Bibit jabon yang baik idealnya setinggi 30–60 cm dengan diameter batang 5–8 mm. Hindari memilih bibit yang terlalu tinggi atau tua lantaran akarnya sudah menembus polibag dan akan putus ketika dipindahkan.

Pilihlah bibit sengon yang sudah berumur sekitar tiga bulan. Bibit tersebut biasanya memiliki tinggi sekitar 36 cm dan diameter batang sekitar 5 mm. Bibit yang sehat memiliki persentase hidup mencapai 98 persen.

Untuk jabon putih, pilih bibit berdaun hijau cerah. Sementara itu, untuk jabon merah, pilih bibit yang daun pucuknya merah.

Selain membeli, Anda juga bisa membibitkan sendiri untuk menghemat biaya produksi. Akan tetapi, proses pembibitan akan menyebabkan waktu budidaya menjadi sedikit lebih lama. Untuk memilih benih yang baik, pastikan kulit biji bersih berwarna hijau kecokelatan, utuh, ukuran maksimum, dan tenggelam dalam air ketika direndam. Yang terpenting, Anda tidak memilih benih dari tanaman tunggal ataupun tanaman yang sakit.

Baca Juga:  Masalah pada Tanaman Mangga yang Sering Terjadi di Musim Hujan