Tips Menanam dengan Teknik Akuaponik Antigagal

Pertanianku — Sebelum memulai budidaya akuaponik, ada baiknya Anda mengenali dengan baik jenis tumbuhan yang akan digunakan. Setelah itu, pelajari dengan baik cara menanam dengan teknik akuaponik yang dimulai dari proses penyemaian hingga proses tanam.

teknik akuaponik
foto: pertanianku

Jenis tanaman yang dipilih akan menentukan berapa banyak jumlah tanaman yang dapat ditanam dalam rangkaian akuaponik. Selain itu, jenis tanaman juga dapat berpengaruh terhadap jumlah ikan yang akan dipelihara dalam rangkaian akuaponik.

Apabila budidaya akuaponik dilakukan dalam skala besar, jenis tanaman dapat dipilih berdasarkan nilai ekonomis yang menguntungkan. Dengan begitu, keuntungan yang akan didapatkan akan maksimal dengan modal yang digunakan.

Loading...

Tentunya semua langkah menanam dengan teknik akuaponik sama seperti menanam tanaman biasanya, yaitu dimulai dengan penyemaian benih dan baru dilanjutkan dengan penanaman.

Penyemaian

Dalam penyemaian benih, Anda akan membutuhkan alat dan bahan pendukung seperti bibit tanaman, media tanam berupa rockwool, nutrisi AB mix, tray semai, dan bak nutrisi.

Langkah penyemaian dimulai dengan menyiapkan semua bahan dan menyiapkan larutan nutrisi dalam bak secukupnya. Masukkan rockwool yang sudah disiapkan ke bak nutrisi dan harus dipastikan jika semua rockwool terendam dan basah oleh larutan nutrisi.

Setelah media tanam dibasahi oleh larutan nutrisi, bibit dapat dimasukkan ke rockwool. Banyaknya jumlah bibit yang dimasukkan ke rockwool bergantung pada jenis tanaman yang dipilih.

Misalnya, bayam hijau, bayam merah, dan kangkung dapat dimasukkan bibit benih sebanyak 2—3 biji dalam satu rockwool. Untuk caisin, kailan, pakcoy green, dan selada hanya bisa sebanyak 1 biji. Selanjutnya, media tanam dimasukkan ke tray.

Rockwool yang berada di dalam tray harus berada di tempat yang sejuk dan harus dijaga kelembapannya dengan larutan nutrisi. Setelah bibit sudah mencapai ketinggian 10 cm, tandanya bibit sudah siap ditanam.

Baca Juga:  Jenis-jenis Penyakit Ikan Koi

Menanam

Akuaponik yang menggunakan sistem NFT dan floating raft, bibit dapat dipindahkan terlebih dahulu ke netpot. Setelah itu, baru dapat diletakkan pada talang (NFT) atau sterofoam untuk floating raft. Jika menggunakan media based, bibit dapat langsung dipindahkan ke media tanam beserta rockwool.

Perkiraan lama penanaman hingga masa panen setiap jenis tanaman berbeda-beda. Bayam hijau membutuhkan usia tanam selama 14 hari, bayam merah selama 17 hari, kangkung 14 hari, pakcoy 19 hari, selada keriting 25 hari, dan caisin selama 17 hari.

 

Loading...
Loading...